Perusahaan Material Prancis Investasi Rp153,9 Miliar di Jateng

Budi Arista Romadhoni    •    Sabtu, 21 Apr 2018 14:28 WIB
investasi
Perusahaan Material Prancis Investasi Rp153,9 Miliar di Jateng
Presiden Direktur PT Cipta Mortar Utama, Jose Martos (keempat dari kiri) saat melakukan acara groundbreaking di Komplek Industri Wijayakusuma Semarang, Jumat, 20 April 2018. Foto: Medcom.id/Budi Arista Romadhoni

Semarang: PT Cipta Mortar Utama, perusahaan asal Prancis, menanamkan investasi Sembilan Juta Euro (Rp153,9 miliar) berbentuk pabrikd i Semarang, Jawa Tengah. Jawa Tengah yang ramah investasi menjadi alasan.

"kami terus meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia serta memiliki rencana pembangunan pabrik berikutnya di beberapa lokasi hingga tahun 2021, karena besarnya permintaan konsumen untuk menggunakan produk mortar instan," kata Presiden Direktur PT Cipta Mortar Utama di Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Semarang, Jumat, 20 April 2018.

PT Cipta Mortar Utama bagian dari Saint Gobain Group, perusahaan bidang material konstruksi asal Perancis. Pabrik di Kawasan Industri Wijayakusuma, Semarang, menjadoi pabrik kelima perusahaan tersebut.

Pembangunan Pabrik kelima di Semarang ini dimaksudkan untuk mendekatkan MU-Weber dengan konsumen serta mendukung pembangunan di Jawa Tengah.

"Bisa meresap tenaga kerja di sini, pabrik akan berdiri di atas lahan seluas lebih dari dua hektare dan memiliki kapasitas produksi 170 ribu ton per tahun," tambahnya.

Direktur Nasional MU-Weber Anton Ginting mengaku layanan perizinan di Jawa Tengah sangat cepat. "Malah mungkin lebih cepat dari pada internal kami," puji Anton.

PT Cipta Mortar Utama siap mendukung pembangunan infrastruktur dan memperbaiki  kualitas kehidupan masyarakat dengan menyediakan mortar instan bermutu terbaik. Tentunya, lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ulfi Imran Basuki menyebut Semarang telah memiliki kekuatan dan potensi menjadi kota yang lebih baik .

"Semarang memiliki kekayaan alam, topografi, dan daya saing yang baik di berbagai sektor yang akan mendukung program pembangunan yang sedang di lakukan, dan ramah inveatasi," jelasnya.
Budi Arista Romadhoni

 


(SUR)