Premium Masih Tersedia di 340 SPBU Jateng dan DIY

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 06 Apr 2018 20:36 WIB
stok bbm
Premium Masih Tersedia di 340 SPBU Jateng dan DIY
Salah satu SPBU yang kehabisan stok BBM jenis premium di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Semarang: Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV mengaku masih menyalurkan BBM jenis premium di 340 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jawa Tengah dan DIY. Tidak tersedianya premium di SPBU bukan berarti BBM jenis tersebut langka.
 
“Masyarakat sudah banyak beralih ke pertalite, sehingga pihak pengusaha SPBU akhirnya menjual produk yang lebih banyak diminati,” kata Manager Communication Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 6 April 2018.

Andar menjelaskan, menurut Perpres 191 tahun 2014 ada tiga jenis BBM di masyarakat, yaitu Jenis Bahan Bakar (BB) tertentu yang masih disubsidi. Di antaranya minyak tanah dan solar.
 
Kemudian jenis BB Penugasan, yaitu produk premium yang hanya didistribusikan di wilayah penugasan selain pulau Jawa, Madura dan Bali. Jenis yang terakhir adalah BB umum, yaitu produk pertamax, pertalite, pertamax turbo, dexlite dan pertamina dex.

(Baca: Presiden Minta Pasokan Premium Dijaga)
 
Kebijakan premium khusus di Jawa, Madura dan Bali dinyatakan sebagai BB umum. Secara aturan bukan merupakan penugasan. Meskipun demikian pertamina tetap akan menyediakan Bahan bakar sesuai dengan permintaan.
 
“Salah satu sumber pencemaran udara perkotaan adalah tranportasi khususnya kendaraan berbahan bakar bensin dan solar,” tuturnya.
 
Sejalan dengan itu, lanjut Andar, telah ditetapkan Peraturan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomer P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru kategori M, N, dan O (EURO 4). Permen tersebut berlaku sejak tanggal 10 Maret 2017, untuk kendaraan tipe baru dan tanggal 10 Juli 2018 untuk kendaraan yang sedang diproduksi berbahan bakar bensin.
 
"Artinya adalah Kementerian LHK meminta pertamina untuk menyiapkan BBM setara Euro 4 selambat-lambatnya Mei 2018. Rekomendasi pabrikan kendaraan terbaru agar menggunakan BBM di atas RON 91, dan yang setara dengan euro 4," kata Andar.
 
Saat ini, masyarakat sudah cerdas memilih BBM yang berkualitas untuk kebutuhan mesin kendaraannya. Sehingga permintaan  pertalite pun menjadi meningkat.
 
(Baca: Premium Langka di Jalur Pantura Tegal)

 
Sebelumnya diberitakan, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah pantai utara Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, langka bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. SPBU di jalur pantura Tegal rata-rata hanya menyediakan solar, pertamax dan pertalite.

Seperti yang terpantau di ‎SPBU di Jalan Raya Demangharja Kecamatan Warureja, Kamis, 5 Maret 2018. Pengelola SPBU di tepi jalan pantura itu memasang pengumuman yang menginformasikan jika stok premium habis. Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah pengendara yang sebenarnya hendak membeli premium.

"Saya biasanya pake premium, tapi hampir semua SPBU sudah tidak ada premium, terpaksa saya pakai pertalite," kata Sutrisno, 45, salah seorang‎ pengendara sepeda motor.


(SUR)