IKM Tegal Ditawari Pekerjaan dari Perusahaan Nasional

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 25 Apr 2018 20:20 WIB
industri kecil menengah
IKM Tegal Ditawari Pekerjaan dari Perusahaan Nasional
Tim PT Mada Wikri Tunggal Cikarang berdiskusi dengan IKM Tegal untuk menjalin kerjasama bidang otomotif di Ruang Pertemuan LIK Takaru Tegal, Jawa Tengah. Medcom.id /Kuntoro Tayubi

Tegal: Sejumlah Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kebanjiran pesanan. Mereka dapat tawaran pekerjaan dari PT Astra Honda Motor (AHM) untuk memproduksi 736.802 komponen otomotif setiap bulannya. Jika IKM Tegal bersedia untuk bekerjasama, maka produksi dimulai bulan Mei 2018.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal Bambang Sutanto mengatakan, produk IKM Tegal telah dikenal pengusaha besar di Indonesia dan luar negeri. Perusahaan otomotif nasional melalui supplier pertama, yakni PT Mada Wikri Tunggal Cikarang menawarkan kerjasama kepada IKM Tegal untuk memproduksi komponen kendaraan roda dua.

Komponen tersebut digunakan untuk produk dari PT AHM. Komponen yang diproduksi di antaranya pijak rem motor dan pijakan motor sport produk AHM.

"Bahan baku dan alat sudah disediakan dari PT Mada Wikri Tunggal. IKM Tegal hanya tinggal memproduksi," katanya, Rabu, 25 April 2018, di Ruang Pertemuan LIK Takaru Tegal.

Namun, IKM Tegal harus mempersiapkan diri untuk memenuhi syarat yang diajukan oleh PT Mada Wikri Tunggal. Salah satunya harus memenuhi syarat 5 R, yakni ringkas, resik, rapi, rawat dan rajin. Selain itu, IKM juga harus komitmen, konsisten dan profesional. Sebab, target produksi yang harus dipenuhi dalam setiap bulannya cukup banyak.

"Produksi 24 jam yang terbagi dalam 3 sif. Kualitas harus bagus, pengiriman tepat waktu, dan harga kompetitif," ujarnya.

Dia mengaku sudah menyampaikan penawaran itu kepada beberapa IKM di Kabupaten Tegal. Di antaranya PT Prima Karya, PT FNF Metalindo Utama, dan PT Gaya Teknik Logam. IKM tersebut sudah memasok komponen otomotif ke AHM sejak beberapa tahun terakhir.  

"Kami terus mendorong IKM lainnya untuk bisa menyuplai komponen otomotif ke perusahaan besar. Sudah ada 12 IKM yang mendapatkan pembinaan dan siap bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar," ujarnya.

Kabupaten Tegal kerap mendapatkan tawaran kerja sama itu, karena Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tegal lebih murah dibandingkan UMK di daerah industri lainnya.  Selain itu, produk Tegal diakui berkualitas.

"Untuk aksesnya juga lebih mudah karena sudah ada jalan Tol Trans Jawa," imbuhnya.

 


(SUR)