OJK Kukuhkan TPKAD dan Satgas Waspada Investasi Solo

Pythag Kurniati    •    Kamis, 03 Nov 2016 12:38 WIB
ojk
OJK Kukuhkan TPKAD dan Satgas Waspada Investasi Solo
Pengukuhan TPKAD dan Satgas waspada investasi daerah di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Kamis (03/11/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Presiden Joko Widodo telah memulai langkah mewujudkan sistem keuangan inklusif. Hal mendasar yang dilakukan adalah dengan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Anggar B. Nuraini menerangkan, pemerintah melalui Perpres No 82/2016 menerapkan strategi nasional keuangan inklusif.

Perpres itu, kata Anggar, memberi energi baru bagi perluasan akses keuangan yang mudah dan murah. Presiden menargetkan tingkat inklusif tahun 2019 adalah 75 persen. Sedangkan saat ini sesuai hasil survei bank dunia, tingkat inklusif masyarakat Indonesia baru 31 persen.

“Ini tanggung jawab kita semua bagaimana masyarakat sampai ke pelosok bisa terjangkau akses keuangan,” terang Anggar di Rumah Dinas Wali Kota Lodji Gandrung Solo, Kamis (3/11/2016).

Anggar mengungkapkan salah satu cara yang ditempuh yakni pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD). Saat ini di seluruh Indonesia telah dikukuhkan 36 TPKAD baik di tingkat kabupaten, kota maupun provinsi.

"Hari ini kami mengukuhkan TPKAD di Kota Solo, Jawa Tengah,” urai dia.

Pembentukan TPKAD Kota Solo didasarkan pada Keputusan Wali Kota Nomor 900/18/1/2016 sebagai tindak lanjut Radiogram Menteri Dalam Negeri Nomor T-900/634/Keuda tanggal 19 Februari 2016.

“Isinya, meminta kepala daerah, gubernur, bupati dan wali kota membentuk TPKAD di wilayah masing-masing,” papar Anggar.

Satgas waspada investasi

Nantinya, TPKAD akan melakukan beberapa program kerja seperti membentuk kelompok kerja (pokja) melawan rentenir, pokja Kredit Usaha Rakyat, pokja implementasi budaya menabung, penarikan retribusi pedagang pasar secara elektronik dan penurunan jumlah kredit nonlancar.

Selain pembentukan TPKAD, hari itu OJK sekaligus mengukuhkan satgas waspada investasi daerah di Solo. Satgas ini dibentuk untuk mencegah dan menangani maraknya tawaran dan praktik investasi ilegal yang meresahkan masyarakat. 

Pembentukan satgas waspada investasi daerah merupakan tindak lanjut kerjasama antara OJK, Polri, Kejaksaan RI, Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi dan UMKM serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).


(SAN)