Mulai November, Premium 'Menghilang' dari Jepara

Rhobi Shani    •    Jumat, 07 Oct 2016 14:43 WIB
pertalite
Mulai November, Premium 'Menghilang' dari Jepara
Selang pengisi BBM jenis pertalite berwarna putih, MI - Ramdani

Metrotvnews.com, Jepara: Warga Jepara, Jawa Tengah, tak bisa lagi mendapatkan premium mulai November 2016. Sebab Jepara akan menghilangkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi premium dan menggantinya dengan pertalite.

Sales Eksekutif Retail (SER) PT Pertamina Wilayah III Edwin Shabriy mengatakan bersepakat dengan pemerintah kabupaten dan pengusaha SPBU untuk penerapan pertalite. Himpunan Wirausaha Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Cabang Pati pun menyetujui kesepakatan itu.

Seharusnya, kebijakan itu berlaku mulai 1 Oktober. Namun Pemkab Jepara bersepakat untuk memberikan waktu pada masyarakat untuk penyesuaian.

"Untuk solar tidak dihapus. Tapi ada alternatif yakni dexlite," kata Edwin di Jepara, Jumat (7/10/2016).

Sementara itu, beberapa SPBU di Demak, Kudus, Pati, dan Rembang mulai tidak lagi menjual BBM bersubsidi premium sejak 1 Oktober. 

Pertalite merupakan BBM nonsubsidi yang harganya bergantung pada harga minyak dunia. Namun, kata Edwin, Pertamina akan tetap menjaga rentang harga antara pertalite dengan premium.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Kabupaten Jepara Florentina Kurniawati meminta pengusaha SPBU tak tergesa-gesa menghapuskan premium. Sehingga warga dapat menyesuaikan kondisi.

"Sekaligus memberikan kesempatan pihak SPBU untuk mengosongkan sisa stok premium,” kata Florentina.

Dari penelusuran Metrotvnews.com, Pertamina mengumumkan harga pertalite di wilayah Jawa Tengah yaitu Rp6.900 per liter. Sementara harga dexlite yaitu Rp6.650. Harga itu berlaku mulai 1 September.



(RRN)