Jokowi: Jangan Anti Produk Dalam Negeri

Pythag Kurniati    •    Jumat, 21 Apr 2017 21:40 WIB
presiden jokowi
Jokowi: Jangan Anti Produk Dalam Negeri
Presiden Joko Widodo. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Sukoharjo: Presiden Joko Widodo menekankan agar masyarakat tidak anti produk dalam negeri. Pernyataan itu ia kemukakan saat meresmikan perluasan Pabrik PT. Sritex di kawasan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

“Beberapa orang Indonesia itu kalau beli barang sukanya brand luar negeri. Ada tulisan Made in Indonesia malah batal beli. Ini yang harus distop,” ungkap Jokowi, Jumat, 21 April 2017.

Menurutnya, produk-produk dalam negeri tak kalah bersaing dengan produk luar negeri. Dalam industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), Jokowi mencontohkan, Indonesia memiliki PT. Sritex.

“Sritex ini salah satu bukti bahwa brand Indonesia bisa merajai pasar dunia. Seperti seragam militer di beberapa negara. Sebanyak 60 persen produknya (PT. Sritex) juga telah diekspor,” ujarnya.

Jokowi mengapresiasi perluasan pabrik PT. Sritex yang dilakukan mulai hari ini. Perluasan tersebut berdampak pada meningkatnya kapasitas produksi serta penyerapan tenaga kerja. “Saat ini semua negara bersaing dalam produk apapun. Kalau competitiveness kita turun, produk luar akan melibas,” tandas dia.

Presiden Direktur PT. Sritex Iwan Setiawan Lukminto menjelaskan, perluasan akan berdampak pada industri TPT nasional yang merupakan industri padat karya. Perluasan pabrik PT Sritex ini pun mendapat suntikan investasi sebesar Rp 2,6 triliun.

Dampak dari perluasan adalah penyerapan 3.500 tenaga kerja baru dari 50 ribu tenaga kerja yang telah ada. “Dari segi jumlah kapasitas produksi pun mengalami peningkatan,” pungkas Iwan.


(SUR)