Pemesanan Tiket KA Tambahan DAOP VI Diundur

Patricia Vicka    •    Selasa, 15 Nov 2016 16:17 WIB
tahun barunatal
Pemesanan Tiket KA Tambahan DAOP VI Diundur
Ilustrasi. Foto: Antara/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Manager Humas PT KAI Daop VI Eko Budiyanto mengundurkan jadwal pemesanan tiket KA tambahan yang seharusnya dimulai siang ini di seluruh saluran resmi PT KAI. Pengunduran ini disebabkan oleh sejumlah kendala administrasi. Nantinya, tiket KA tambahan bisa dipesan di semua saluran resmi dan saluran internet PT Kereta API.

"Seharusnya sudah bisa dipesan pukul 12.00 WIB. Tapi, sampai sekarang bangku masih full belum bisa dipesan. Dalam waktu dekat sudah bisa dipesan," tutur Eko melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Selasa (15/11/2016).

PT KAI Daerah Operasi (DAOP) VI akan mengoperasikan lima kereta api tambahan untuk melayani lonjakan penumpang pada liburan Natal dan Tahun Baru 2016. KA tambahan ini akan dioperasikan selama masa angkutan Natal, Tahun Baru (Nataru) 2016 sejak 18 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017.

DAOP VI menyiapkan 4.004 kursi tambahan per hari selama masa angkutan Nataru. Jumlah ini meningkat 1.380 kursi dibandingkan jumlah kursi KA tambahan tahun lalu yang hanya 2.624 kursi dengan 3 kereta.

Seluruh kursi tambahan ini merupakan bagian dari 28 perjalanan KA tambahan dengan total 212.564 kuris per hari yang disediakan PT KAI untuk perjalanan ke seluruh tujuan.

PT KAI menetapkan masa angkutan Nataru 2016/2017 mulai 23 Desember 2016 sampai 8 Januari 2017. Sepanjang periode itu, diprediksi akan terjadi kenaikan volume penumpang sebesar 6 persen dibandingkan masa angkutan Nataru 2015/2016 yakni 4.581.300 penumpang. 

Daftar kereta api tambahan di wilayah Daop VI antara lain: 
- Argo Lawu tambahan jurusan Gambir-Solo Balapan dengan 400 kursi;
- Argo Dwipangga jurusan Gambir-Solo Balapan 400 kursi; 
- KA Lodaya jurusan Bandung- Solobalapan 912 kursi;
- Sancaka Tambahan jurusan Yogyakarat-Surabaya Gubeng 884 kursi;
- Lempuyangan Ekonomi tambahan jurusan Lempuyangan-Pasar Senen 1.408 kursi.


(UWA)