118 Orang Terseret Arus Pantai Selatan Gunungkidul

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 04 Jan 2018 16:25 WIB
terseret arus
118 Orang Terseret Arus Pantai Selatan Gunungkidul
Wisatawan berada di kawasan Pantai Siung, Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Minggu (19/1). Pantai yang terletak sekitar 75 km dari pusat Kota Yogyakarta itu merupakan salah satu destinasi wisata pantai andalan Kabupaten Gunungkidul. ANTARA FOTO/Andreas F

Gunungkidul: Pantai selatan Gunungkidul, DI Yogyakarta jadi salah satu lokasi wisatawan yang rawan. Setidaknya, 118 orang terseret arus selama tahun 2017. 

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan 118 orang yang terseret arus itu terjadi di dalam 76 kasus kecelakaan laut. Dari jumlah itu, tiga orang di antaranya meninggal.

Menurut dia, tingginya angka kecelakaan laut tak lepas dari besarnya animo wisatawan ke pantai di kawasan Gunungkidul. Namun, hal itu tak disertai dengan kepatuhan pada aturan petugas yang melarang mandi di kawasan berbahaya. 

 "Kecelakaan laut terjadi karena mereka nekat berenang di laut. Imbauan petugas di lapangan tak diindahkan," katanya saat dihubungi pada Kamis, 4 Desember 2017. 

Ia menyebut, jumlah kasus kecelakaan 2017 menurun dibanding 2016. Jika 2017 terjadi 76 kasus, tahun 2016 terjadi 78 kasus. Namun, jumlah korbannya sama, tiga orang meninggal, serta seorang korban hilang. 

Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono mengungkapkan, papan informasi rawan bahaya telah terpasang di hampir semua kawasan wisata pantai. Selain itu, puluhan petugas selalu dikerahkan untuk melakukan penjagaan di lapangan. 

"Ada 57 petugas kami kerahkan untuk siaga saat kondisi ramai wisatawan. Khususnya di akhir pekan, Sabtu dan Minggu," kata dia. 


(ALB)