Puskesmas dan Rumah Sakit Dekat Lokasi Bencana Siaga 24 Jam

Patricia Vicka    •    Jumat, 01 Dec 2017 14:52 WIB
siklon tropis cempaka
Puskesmas dan Rumah Sakit Dekat Lokasi Bencana Siaga 24 Jam
Ilustrasi

Yogyakarta: Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menginstruksikan puskesmas dan rumah sakit di sekitar titik bencana untuk buka 24 jam. Mobil ambulans dan persediaan obat-obatan juga selalu siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan, pihaknya segera memeriksa persediaan obat-obatan di puskesmas daerah terdampak Siklon Tropis Cempaka. "Stok obat-obatan cukup. Petugas puskesmas dan rumah sakit buka 24 jam menolong korban bencana," kata dia di Yogyakarta, Kamis, 30 November 2017.

Puskesmas yang buka 24 jam di antaranya di dekat Desa Kebon Agung dan di dekat Kantor Kecamatan Immogiri, Bantul. Di wilayah tersebut terdapat 1.500 pengungsi.

Sementara, di Gunungkidul, puskesmas yang buka 24 jam ada di daerah Semanu dan Ponjong. Warga terdampak yang membutuhkan pertolongan medis, bisa menghubungi layanan bantuan melalui telepon dengan nomor 119.

Pembajun menjelaskan, petugas kesehatan juga telah mendirikan posko kesehatan di tempat pengungsian sejak Selasa, 28 November 2017. Anak-anak dan ibu hamil adalah prioritas utama yang ditangani petugas.

Jika banjir tak kunjung surut hingga satu minggu ke depan, Dinkes berencana mengirimkan psikolog ke lokasi pengungsian. "Kalau sudah mengungsi selama seminggu, anak-anak pasti bosan. Kami berencana kirim psikolog untuk menghibur mereka. Tapi, kami masih melihat kebutuhan di lapangan," pungkasnya.

Koordinator Logistik Tagana Posko Pengungsi Kebon Agung Naryono menambahkan, posko kesehatan dan petugas medis sudah saip di posko pengungsian. Namun, saat ini stok obat-obatan mulai menipis.

Penyakit yang timbul di antaranya gatal, panu, dan jamur. Ia berharap Dinkes bisa segera mengirimkan obat-obatan.


(NIN)