Pemda DIY Jamin Biaya Hidup dan Kesehatan Anak Panti

Patricia Vicka    •    Jumat, 21 Apr 2017 12:40 WIB
kartu perlindungan sosial
Pemda DIY Jamin Biaya Hidup dan Kesehatan Anak Panti
Panti asuhan anak Hamba di Pakem, Sleman, Yogyakarta -- MTVN/Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemda DIY menjamin seluruh anak di panti asuhan mendapat bantuan biaya hidup dan kesehatan. Jaminan ini juga diberikan kepada penghuni panti jompo, panti sosial wanita, dan panti asuhan berkebutuhan khusus.

"Kami tanggung biaya makan sehari-hari, biaya sekolah, biaya penunjang pendidikan, transpor, obat-obatan, dan biaya pelatihan keterampilan," kata Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi di Yogyakarta, Jumat, 21 April 2017.

Menurut Untung, ada tujuh panti yang berda di bawah naungan dinsos, di antaranya Panti Karya Wanita di Godean, Panti Bina Netra di Parangtritis, Panti Bina Remaja di Tridadi, Panti Asuhan Anak di Ngemplak, dan Panti Bina Karya di Sidomulyo.

Dinsos, lanjut Untung, juga memberikan bantuan berupa dana hibah dan dana bansos ke seluruh panti asuhan swasta yang terdaftar. Besaran bantuan berbeda-beda, disesuaikan dengan jumlah anak asuh.

"Bantuannya untuk menunjang biaya hidup dan kesehatan. Kalau pendidikan, dapat dari BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah). Besarannya saya tidak hafal," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastuti menambahkan, pihaknya memiliki program Jaminan Kesejahteraan Sosial (Jamkesos) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk warga kurang mampu dan anak panti asuhan. Ada pula jaminan penyangga kesehatan bagi anak panti asuhan.

"Pada pergub sudah dijelaskan, mereka yang belum dapat Jamkesos dan Jamkesda bisa pakai jaminan penyangga untuk biaya kesehatan, termasuk panti asuhan," jelasnya.

Syarat utama menggunakan jaminan penyangga, terang Pembajun, panti asuhan harus sudah terdaftar di Pemda DIY. Bagi panti asuhan pemerintah, kepala panti diwajibkan membuat surat rekomendasi yang dikirimkan ke pemkab/pemkot.

"Kalau panti asuhan swasta, perlu ada surat rekomendasi kepala dinas sosial kabupaten/kota," terang mantan Direktur RS Grashia ini.

Jaminan penyangga ini bisa mengcover dana kesehatan di semua tingkatan fasilitas kesehatan, dari mulai puskesmas hingga rumah sakit.


(NIN)