PT AP Diminta Bayar IMB sebelum Bangun Bandara NYIA

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 18 Sep 2017 13:54 WIB
bandara
PT AP Diminta Bayar IMB sebelum Bangun Bandara NYIA
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: PT Angkasa Pura I dikabarkan enggan membayar pajak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo belum memiliki solusi terkait masalah tersebut.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan, sempat membicarakan masalah itu dengan jajarannya pemerintah setempat. Namun, sampai sekarang belum menemukan solusi.

Kendati belum ada solusi, Hasto tetap berharap pajak IMB tetap bisa dibayar. "Kalau bisa, pembayaran (pajak IMB) sebelum pembangunan dimulai," kata Hasto, Senin 18 September 2017.

Menurut Hasto, dirinya bakal meminta arahan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam waktu dekat. Hal ini menyusul kekhawatiran internal Pemkab Kulon Progo andai pajak IMB tak dibayarkan.

Anggota Komisi II DPRD Kulon Progo Muhtarom Asrori menegaskan, bakal menentang pemerintah jika pajak IMB bandara tak dibayarkan PT Angkasa Pura. Menurutnya, ini bisa jadi contoh tidak layak bagi masyarakat.

Selain itu, lanjut Muhtarom, PT Angkasa Pura I juga enggan membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). "Pembangunan bandara kan juga bernilai bisnis selain untuk kepentingan unum. Kalau PT Angkasa Pura tak sanggup bayar IMB, bupati harus minta dasar hukumnya," ujarnya.

Manajer Proyek Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, R. Sujiastono, menjelaskan, pengurusan IMB bandara tak berkaitan dengan instansinya. Menurutnya, pengurusan IMB NYIA adalah ranah kerja Kementerian Perhubungan.

Mengacu masterplan pembangunan NYIA, Sujiastono menambahkan, IMB dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Pembangunan bandara tak bisa disamakan dengan pembangunan rumah pribadi yang perlu mengurus IMB ke pemerintah kabupaten.


(NIN)