Drone Karya Mahasiswa UGM Tampil di Indo Defence 2016

Agus Utantoro    •    Sabtu, 05 Nov 2016 10:44 WIB
pameran teknologi
<i>Drone</i> Karya Mahasiswa UGM Tampil di Indo Defence 2016
Tank Boat

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pesawat tanpa awak (drone) hasil penelitian mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dipamerkan di pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo dan di JIExpo Kemayoran.

"UGM kembali berpartisipasi dalam pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo dan Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 2-5 November 2016," ujar Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Suratman saat ditemui, di Kampus UGM, Yogyakarta, Sabtu (5/11/2016).

UGM, kata dia, berkomitmen terus mengembangkan teknologi dalam upaya penguatan kedaulatan bangsa termasuk di bidang ketahanan. Oleh sebab itu, kata dia, UGM berupaya mempercepat hilirisasi hasil riset agar hasilnya bisa segera dirasakan manfaatnya baik bagi masyarakat maupun negera. 

"Harapannya pengembangan produk-produk teknologi UGM ini dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk impor," katanya.

Menurut Suratman berbagai produk riset unggulan UGM ditampilkan dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ini.

Dalam pameran itu, katanya, UGM turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai hasil penelitian dalam konsep ketahanan negara. Mulai dari pesawat tanpa awak UAV Gama, Satelit Nano Cubesat, Magnetogama, dan Micro Machining hasil karya peneliti UGM.

Selain itu, sejumlah produk riset pengembangan mahasiswa turut dipamerkan dalam kegiatan kali ini seperti pesawat UAV Elang Cakra dan Bangau Biru buatan tim GamaForce.

Berikutnya, kapal tanpa awak, Savina, karya tim Robobot yang bisa digunakan sebagai alat pelindung, penjelajah, sekaligus memetakan wilayah dasar laut. Turut dipamerkan pula pelampung kendali GamaSafe, UAV Gama Contro, dan Water Tunnel Facilities. 

"UGM perlu terus memperkuat riset termasuk dalam bidang ketahanan agar bisa mendukung kedaulatan bangsa," kata Suratman.


(UWA)