Bangun Jembatan Layang, Solo tak Perlu Bebaskan Lahan

Pythag Kurniati    •    Senin, 03 Oct 2016 10:31 WIB
pembangunan jembatan
Bangun Jembatan Layang, Solo tak Perlu Bebaskan Lahan
Foto ilustrasi. (Ant/M N Kanwa)

Metrotvnews.com, Solo: Tahun 2017, pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Solo bakal merealisasikan pembangunan dua jembatan layang. Dua lokasi yang dipilih yakni kawasan persimpangan Manahan dan Purwosari.

"Dua jembatan layang akan dibangun. Namun kita prioritaskan pembangunan di Manahan terlebih dahulu. Baru kemudian jembatan layang Purwosari," ujar Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Balai Kota Solo, Senin (03/10/2016).  

Jembatan layang Manahan akan dibangun menggunakan dana gabungan APBN dan APBD. Mengenai besarannya, wali kota yang kerap disapa Rudy itu, belum dapat memastikan. “Masih dihitung dan desainnya dibuat pemerintah pusat,” ujar dia.

Sedangkan jembatan layang Purwosari, kata dia, menggunakan APBN penuh. Satu jembatan layang ditarget rampyng dalam kurun waktu enam bulan.

“Selain teknologi telah canggih, tidak ada pembebasan lahan warga. Sehingga proses pengerjaan dapat dilakukan dengan cepat,” papar dia. 

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo Yosca Herman Soedrajat mengungkapkan Manahan dan Purwosari menjadi dua titik rawan kemacetan di Kota Solo.

“Kami harap jembatan layang bisa membantu mengurai kemacetan,” kata dia. Selama ini, upaya mengurai kemacetan dilakukan dengan pemberlakukan sistem satu arah.
(SAN)