Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Jalur Pantura Pekalongan

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 28 Sep 2016 22:41 WIB
penemuan mayat
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Jalur Pantura Pekalongan
Kepolisian Sektor Sragi menunjukkan lokasi penemuan potongan tubuh manusia di jalur Pantura, Siwalan, Pekalongan, Jawa Tengah (Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi)

Meyrotvnews.com, Pekalongan: Potongan tubuh manusia ditemukan di pinggir jalan raya Pantura, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu petang 28 September.

Kepala Polsek Sragi AKP Sukirwanta mengatakan, potongan tubuh berupa telapak kaki manusia itu pertama kali ditemukan Mustakhim, warga Desa Pait, Kecamatan Siwalan. Potongan tubuh itu ditemukan tepatnya di sebelah timur pangkalan truk Pos Polisi Siwalan.

"Saksi yang mengendarai sepeda motor dari arah barat ke timur sepintas melihat potongan telapak kaki di pinggir jalan. Saksi pun berhenti dan mendekati potongan tubuh manusia tersebut. Kemudian langsung melapor ke Polsek Sragi," kata AKP Sukirwanta di lokasi, Rabu (28/9/2016).

Tim identifikasi dari Polsek Sragi dan Polres Pekalongan pun melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas tak hanya menemukan telapak kaki di lokasi. Ada potongan alat kelamin laki-laki dan potongan tubuh lainnya yang tercerai berai. Polisi juga menemukan baju dan kain sarung tak jauh dari potongan tubuh itu.

"Setelah kami sisir sekitar lokasi kejadian, kami menemukan potongan alat kelamin laki-laki tidak jauh dari lokasi penemuan potongan telapak kaki tersebut. Kami juga temukan pakaian manusia yang berisi bagian tubuh manusia yang sudah hancur," kata dia.

Setelah mengumpulkan potongan tubuh itu, petugas membawa ke Rumah sakit Umum Daerah Kraton, Pekalongan. Pihak rumah sakit akan memeriksa apakah potongan tubuh itu merupakan korban kecelakaan lalu lintas atau pembunuhan.

"Kami belum bisa menyimpulkan potongan tubuh manusia itu akibat kecelakaan lalu lintas atau korban pembunuhan. Masih kami selidiki," imbuh dia.

Sukirwanta mengimbau pada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga segera melapor ke kantor polisi terdekat. 


(TTD)