Erupsi Gunung Agung

Penerbangan dari Solo dan Yogyakarta Dibatalkan

Patricia Vicka, Pythag Kurniati    •    Senin, 27 Nov 2017 11:14 WIB
erupsi gunung agung
Penerbangan dari Solo dan Yogyakarta Dibatalkan
Asap dan abu vulkanis menyembur dari kawah Gunung Agung terpantau dari Desa Culik, Karangasem, Bali, Minggu sore 26 November 2017, Ant - Nyoman Budhiana

Solo: Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Jawa Tengah dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta terkena dampak dari peningkatan status Gunung Agung di Bali. Dampak terjadi lantaran penerbangan menuju dan dari Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, Bali, ditutup.

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman mengatakan empat pesawat batal terbang. Empat pesawat berasal dari maskapai Asia Air, Lion Air, dan Wings Air.

"Rute empat penerbangan itu yaitu Denpasar-Solo-Denpasar, Lombok-Solo-Lombok, Solo-Kupang, dan Denpasar-Solo," ungkap Usman di Boyolali, Senin, 27 November 2017.

Rinciannya yaitu pesawat Air Asia bernomor penerbangan XT 8454; Wings Air bernomor penerbangan IW 1859; serta dua penerbangan Lion Air bernomor JT 924 dan JT 561.

Usman mengatakan calon penumpang akan mendapat pengembalian uang pembelian tiket atau mengatur ulang jadwal penerbangan. Namun hingga berita ini dimuat, Usman mengaku tak dapat memastikan jadwal penerbangan kembali dibuka.

Selain itu, lanjut Usman, Bandara Adi Soemarmo mendapat perintah sebagai bandara pengalihan. Usman mengatakan Bandara Adi Soemarmo siap menjalankan perintah.

Kondisi serupa terjadi di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Delapan penerbangan di Bandara Adisutjipto dibatalkan pada pagi ini. 

Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Adisucipto Yogyakarta Liza Anindya mengatakan tiga penerbangan rute Yogyakarta-Bali. Sementara lima lainnya melayani penerbangan dari Bali menuju Yogyakarta.

"Tiga penerbangan yang dibatalkan yakni Garuda Indonesia GA 250 yang seharusnya berangkat jam 08.25 WIB, GA 252 berangkat 16.15 WIB, dan Air Asia QZ 8441 berangkat jam 08.15 wib,"ujar Liza melalui sambungan telepon di Yogyakarta.

Sedangkan lima penerbangan lain dari Denpasar menuju Yogyakarta yang dibatalkan adalah Garuda Indonesia GA 251 - pukul 07.40 WIB, Garuda Indonesia GA 253 - 15.30 WIB, Garuda Indonesia GA 255 - 19.45 WIB, Lion Air JT 569 - 10.40 WIB dan Air Asia QZ 8440 - 07.50 WIB.

Pihaknya menerima notam pemberitahuan sekitar pukul 07.00 WIB  pagi bahwa bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup hingga Selasa 28 November 2017. Liza mengimbau para calon penumpang yang hendak menuju Bali hari berikutnya untuk memantau perkembangan Gunung Agung dan aktif bertanya pada maskapai penerbangan.

"Sampai sekarang kami belum mengetahui apakah penumpang yang gagal terbang akan direschedule akan di refund. Kami masih terus berkoordinasi dengan maskapai,"katanya.

Penutupan disebabkan karena abu vulkanik mengarah ke bandara dan menutupi ruang udara. "Debu vulkanik telah menutup air space di bandara hingga 2 level," kata Kepala Humas PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsan di Denpasar.






(RRN)