Siklon Tropis Cempaka di DIY, Renggut 5 Korban Jiwa

Patricia Vicka    •    Rabu, 29 Nov 2017 16:17 WIB
tanah longsorcuaca ekstrembencana alambencana banjirsiklon tropis cempaka
Siklon Tropis Cempaka di DIY, Renggut 5 Korban Jiwa
Ilustrasi cuaca buruk. Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang

Yogyakarta: Hujan deras dan angin kencang efek Siklon Cempaka yang mengguyur DI Yogyakarta sejak Senin, 27 November 2017. Banjir dan tanah longsor yang menjadi dampak siklon menelan lima korban jiwa, enam lainnya terluka. Puluhan rumah juga dilaporkan rusak.

Data yang diterima Pusdalop BPBD DIY hingga Rabu, 29 November 2017, pukul 13.00 WIB, mencatat angin kencang serta hujan lebat terjadi di 131 titik, tanah longsor menyerang 114 titik, dan banjir merendam 110 titik.

Angin kencang terjadi hampir merata di seluruh wilayah DIY. Sementara tanah longsor tercatat menerjang Kecamatan Kota Gede, Tegal Rejo dan Pringgokusuman di Kota Yogyakarta, Kokap, Pengasih di Kabupaten Kulonprogo dan Kecamatan Prambanan di Sleman.

Longsor menyebabkan tiga orang tewas dan empat luka-luka. Dua warga di Gunung kidul juga tewas hanyut terseret banjir. Sementara dua warga luka-luka tertimpa material yang roboh kena angin kencang.

"Tiga warga meninggal karena longsor ada di Kecamatan Pringgokusuma. Sudah berhasil di evakuasi semuanya," terang Kepala Pusdalop BPBD DIY Danang Syamsu Rizal di Yogyakarta.

Sebanyak 95 rumah, lima jembatan, tiga jalan, sepuluh talud dan DAM, 21 jaringan listrik,  dan enan fasilitas kesehatan dan ibadah terdampak. "Dua jembatan yang putus ada di Kecamatan Pundong Bantul dan satu di Bangunjiwo. Lainnya belum termonitor,"ucapnya.

Lima kandang ternak dan dua tempat usaha warga ikut terseret banjir. Sebagian besar berada di Kulon Progo dan Gunung kidul. Satu sekolah dilaporka rusak, sedangka lima sekolah tergenang di Gunungkidul.

"Kegiatan belajar mengajar diliburkan sementara,"kata Danang.

Sementara itu petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Agus menjelaskan jalan penghubung Yogyakarta- Wonosari yang sempat terputus karena banjir pagi ini sudah bisa dilewati kembali. BPBD juga telah mengirim babbtuan makanan untuk balita dan orang dewasa ke desa -desa di Gunungkidul yang terisolir karena banjir diantaranya Desa di Gedangsari dan Buyutan.


(SUR)