Tersangka Pengeroyokan di Derbi Yogyakarta Jadi Enam Orang

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 02 Aug 2018 08:27 WIB
kerusuhanliga 2 indonesia
Tersangka Pengeroyokan di Derbi Yogyakarta Jadi Enam Orang
Personel kepolisian tengah berupaya menghentikan kericuhan yang terjadi di tribun penonton saat laga PSIM Yogyakarta vs PSS Sleman pada lanjutan Liga 2. medcom.id/Ahmad Mustaqim

Yogyakarta: Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) kembali menangkap empat terduga pengeroyokan seorang penonton yang meninggal dalam laga Liga 2, PSIM Yogyakarta melawan PSS Sleman. Total tersangka pengeroyokan itu menjadi enam.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan empat terduga pelaku itu ditangkap pada Rabu, 1 Agustus 2018, dini hari. Empat teruga pelaku itu yakni MTS, 21, warga Bantul; RA, 22, warga Bantul; FDK, 22, warga Kota Yogyakarta; dan HAT, 22, yang juga warga Kota Yogyakarta.

Polisi sebelumnya sudah menangkap terduga pelaku berinisial LGF, 21, dan WTP, 19. "Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Total sudah enam (yang ditangkap)," kata Yuliyanto di Polda DIY, Rabu, 1 Agustus 2018.

Kepolisian memastikan mereka menjadi pelaku utama penyebab meninggalnya Muhammad Iqbal Setyawan, penonton laga PSIM melawan PSS yang masih duduk di bangku SMK. Kemungkinan tersangka bertambah masih ada karena peristiwa itu terjadi secara bersama-sama.

"Kita lihat perkembangan penyidikan. Kita ambil (tangkap) sebanyak-banyaknya," ujarnya.

Mantan Kapolres Sleman ini belum bisa memastikan penggabungan berkas para tersangka. Hal itu masih melihat proses pemeriksaan.

Hingga kini, ia juga belum bisa memastikan dari kelompok mana suporter yang telah jadi tersangka. Semuanya kini telah ditahan kepolisian.

"Mereka dijerat dengan pasal 170 (KUHP) tentang penganiayaan," ungkapnya.

Muhammad Iqbal Setyawan, 19, warga Bantul, sebelumnya tewas usai laga PSIM melawan PSS yang dihelat di Stadion Sultan Agung Bantul, 26 Juli 2018. Iqbal meninggal di RS Permata Husada Pleret, Bantul beberapa jam usai pengeroyokan di luar stadion.


(SUR)