Ribuan Warga Pekalongan Krisis Air Bersih

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 23 Aug 2017 14:48 WIB
kemarau dan kekeringan
Ribuan Warga Pekalongan Krisis Air Bersih
Ilustrasi -- MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Pekalongan: Ribuan warga Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami krisis air bersih. Debit air dari sumber menyusut drastis akibat musim kemarau.

"Satu-satunya sumber air bersih warga adalah mata air Sipetek di Desa Garungwiyoro yang jaraknya sekitar 8 kilometer. Dari sana, air dialirkan melalui pipa ke desa kami. Saat panas seperti ini, debit air menyusut drastis. Hanya tiga hingga empat rumah saja yang terlayani," kata Komarudin, warga Desa Luragung, Rabu 23 Agustus 2017.

Komarudin menambahkan, sarana prasarana untuk menyalurkan air dari mata air juga banyak yang rusak. Sehingga, banyak air yang bocor dan berakibat suplai air ke warga tidak maksimal.

"Kami berharap, sarana prasarana dari mata air Sipetek ini bisa diperbaiki," tuturnya.

Sekretaris Desa Luragung Cipto menambahkan, ada 1.071 kepala keluarga di desanya. Mereka kesulitan mendapat air bersih karena debit mata air berkurang dan sumur juga mulai mengering.

Cipto berharap, Desa Luragung bisa memiliki sumber air bersih dari program Pamsimas. Apalagi, di Desa Luragung terdapat mata air Gintung yang lokasinya di tepi Sungai Keruh atau di sebelah barat desa.

Sumber air dengan debit 60 liter per detik ini relatif stabil sepanjang musim. Namun, sumber mata air ini belum dimanfaatkan dengan baik.


(NIN)