Jerih Luna Masuk Sekolah Idaman Tersandung Zonasi

Rhobi Shani    •    Rabu, 11 Jul 2018 08:54 WIB
pendidikan
Jerih Luna Masuk Sekolah Idaman Tersandung Zonasi
Luna (kiri) pembuatan klip Kartini bersama stasiun TV nasional. Medcom.id/Rhobi Shani

Jepara: Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), Matilda Luna berkeinginan bersekolah di SMA Negeri 1 Jepara, Jawa Tengah. Untuk mewujudkan keinginannya itu, Luna les privat di rumah. Tak hanya itu, Luna pun aktif berkegiatan ekstrakurikuler.

Hasil belajar dan les privat pun menunjukkan hasil yang memuaskan. Tiga tahun di SMP Negeri 1 Jepara, Luna berhasil lulus dengan rata-rata nilai 91.

Total nilai untuk masuk SMA cukup tinggi, 367. Luna yakin bisa masuk di sekolah yang diinginkan dengan perolehan nilai itu.

Sayang, sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini membuat keinginan Luna pupus.

Orangtua Luna, Margareta Hera Wati, warga Tahunan, menceritakan, sejak awal menginginkan anaknya bersekolah di SMA Negeri 1 Jepara. Sebab, SMA di jantung Bumi Kartini itu dinilai bagus dan jadi SMA idaman calon siswa dari berbagai daerah.

"Anaknya juga aktif berkegiatan menari. Pernah mewakili Jepara pentas di Kabupaten Kudus. Pernah juga terlibat pembuatan klip Kartini dengan televisi nasional," ujar Reta, Selasa, 10 Juli 2018.

Selama proses pendaftaran sekolah, Reta melanjutkan, sepenuhnya dia percayakan pada anak. Proses pendaftaran bisa dilakukan dari rumah dengan sistem dalam jaringan. Hal itu yang dilakukan Luna.

"Karena kesibukan saya, Luna daftar online sendiri setelah itu menyerahkan berkas ke sekolah. Yang memantau peringkat penerimaan siswa juga Luna sendiri setiap hari," beber Reta.

Kecewa yang dirasakan Reta dan Luna setelah tahu tidak diterima di SMA Negeri 1 Jepara. Bukan lantaran nilai yang kurang, melainkan tersandung masalah zonasi. Luna diterima di SMA Negeri 1 Tahunan.

"Waktu tahu tidak diterima ya, kecewa. Tapi sekarang Luna kayaknya sudah bisa menerima karena banyak teman-temannya yang dari satu SMP tidak diterima di SMA 1 (Jepara) dan diterima di SMA (Negeri 1) Tahunan," pungkas Reta.


(SUR)