Pilot Pesawat Erix Soekamti Berkualifikasi Instruktur

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 05 Sep 2018 05:20 WIB
pesawat jatuh
Pilot Pesawat Erix Soekamti Berkualifikasi Instruktur
Ketua Jogja Flying Club, Tjandra Agus Budiman - Medcom.id /Ahmad Mustaqim

Yogyakarta: Pentolan musisi band Endank Soekamti, Erik Kristianto melakukan latihan terbang dengan pesawat pribadi dari Landasan Udara Adisutjipto Sleman Yogyakarta, Selasa, 4 September 2018. Erik berposisi co-pilot terbang bersama pilot bernama Faslan Havisha.

Keduanya terbang di atas langit Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Di ketinggian 5 ribu feet, mesin pesawat mati dan jatuh di pekarangan warga di Dusun Gading 1 RT 12/RW 01 Desa Gading, Kecamatan Playen, 

Ketua Jogja Flying Club, Tjandra Agus Budiman membenarkan pesawat milik Erik dikemudikan pilot bernama Faslan Havisha. Tjandra mengatakan Faslan telah memiliki kualifikasi instruktur untuk mengemudikan pesawat. 

"Pilot ini bukan atlet, dia tergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Dia sudah 10 tahun jadi anggota Jogja Flying Club'," kata Tjandra di kompleks Landasan Udara Adisutjipto Sleman, Yogyakarta, Selasa, 4 September 2018. 

Pesawat pribadi milik Erik berjenis Sky Ranger PK S-S160 tergolong Microlight atau pesawat ringan. Pesawat buatan 2006 itu secara periodik dilakukan pengecekan sebelum mengudara. 

Meski mengalami kecelakaan akibat mesin mati, dipastikan Tjandra pesawat layak terbang. Menurutnya, pesawat telah dilakukan pengecekan sebelum terbang.

"Dari segi mesin sangat layak. Kalau di kita di dunia penerbangan, kalau tak layak tidak digunakan terbang," katanya. 

Sayangnya, Ia tak bisa menjelaskan penyebab mesin mati. Tjandra hanya menyatakan keputusan pilot untuk melakukan pendaratan di pohon kepala dan mahoni sudah tepat. 

Tjandra juga menyebut cuaca saat penerbangan cukup bagus dengan kecepatan 10 knot dari arah 210. "Kondisi awak pesawat tak ada luka. Semua dalam keadaan baik," katanya. 

Ia menambahkan, penerbangan itu dilakukan rutin. Dalam sepekan, kata dia, penerbangan bisa dilakukan sebanyak tiga hingga empat kali.


(JMS)