Penumpang Arus Balik KA Tahun Ini Meningkat 5 Persen

Pythag Kurniati, Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 24 Jun 2018 18:37 WIB
hari raya idul fitriarus balikMudik Lebaran 2018
Penumpang Arus Balik KA Tahun Ini Meningkat 5 Persen
Dirut KAI Edi Sukmoro saat berkunjung ke Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu, 24 Juni 2018. Medcom.id - Pythag

Solo: Peminat mudik dan balik menggunakan kereta api meningkat. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat peningkatan jumlah penumpang sekitar 5 persen dibanding tahun lalu.

"Secara menyeluruh, per kemarin yang kita angkut naik kurang lebih sebanyak lima persen," ungkap Direktur Utama PT. KAI Edi Sukmoro di Stasiun Balapan, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu, 24 Juni 2018.

Edi menambahkan, tahun lalu jumlah penumpang pada periode arus balik tercatat sebanyak 5,3 juta orang. Atau, mengalami peningkatan sekitar 300 ribu penumpang dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama.

"Tahun lalu hanya 5 juta penumpang (pada periode yang sama)," imbuhnya.

Edi mengatakan, guna mengakomodir peningkatan penumpang, PT. KAI terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan membangun rel jalur ganda (double track). 

Adapun yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan adalah double track jalur selatan Jawa Tengah. Edi memprediksi jalur dan sarana double track selatan Jawa Tengah baru akan beroperasi pada tahun 2019.

"Nanti kalau double track sudah tersambung di jalur selatan pasti akan menambah kapasitas angkutan sehingga penumpang pun bisa bertambah," ucapnya.

Selain itu, pihaknya mengaku terus melakukan perbaikan sarana prasarana pelayanan publik di stasiun. Edi mencontohkan, salah satu yang menjadi perhatian adalah lokasi parkir bagi penumpang stasiun.

Selama ini, lanjutnya, kondisi lahan parkir penumpang di stasiun dianggap sumpek dan padat. "Parkir biasanya umpel-umpelan. Mungkin dulu tidak diprediksi penumpangnya segini banyak," ujar Edi. Dia memastikan, akan melakukan penataan ulang lahan parkir di stasiun.

Sementara itu, ribuan pemudik telah meninggalkan Tegal, Jawa Tengah. Mereka kembali ke perantauan, satu di antaranya Jakarta.

Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal Sumiyati mengatakan, hingga H+7 Lebaran, sebanyak 128 bus berangkat dari Terminal Dukuhsalam ke Jakarta dan sejumlah kota di Jawa Barat.

"Untuk jumlah penumpang selama arus balik, sudah 6.400 orang yang berangkat dari Terminal Dukuhsalam dengan rata-rata tujuan Jakarta dan sekitarnya," kata Sumiyati di Terminal Tegal.

Dia mengungkapkan, ‎lonjakan jumlah penumpang yang menjadi puncak arus balik sudah terjadi pada Rabu, 20 Juni 2018. Pada hari itu ada 1.200 penumpang yang berangkat ke Jakarta, dan kota-kota lain di Jawa Barat seperti Bandung dan Bekasi.

"Ada 20 bus yang berangkat saat puncak arus balik hari Rabu. Tetapi kemungkinan hari itu baru puncak arus balik pertama," ujarnya.

Sumiyati memperkirakan lonjakan penumpang yang berangkat ke Jakarta masih ak‎an terjadi setelah pemilihan gubernur (pilgub) Jateng dan pemilihan bupati (pilbup) Tegal 27 Juni mendatang. Menurutnya, banyak pemudik yang menunda keberangkatannya ke tempat bekerja di perantuan karena ingin menggunakan hak pilihnya terlebih dahulu di pilgub dan pilbup.

"Mereka ingin mencoblos dulu sehingga kemungkinan baru berangkat kembali ke Jakarta setelah pilkada," pungkasnya.


(RRN)