Bocah Berprestasi Lunglai Digerogoti Kanker Hati

Iswahyudi    •    Selasa, 25 Jul 2017 18:00 WIB
penyakit kronik
Bocah Berprestasi Lunglai Digerogoti Kanker Hati
Muhamad Arju hanya berbaring lemas di tempat tidur dengan perut membesar. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Muhamad Arju Dzilchag, tergolek di kasur tipis dalam ruangan 3x3 meter. Tubuh remaja 14 tahun itu semakin kurus, sementara perutnya terus membesar.

Hampir sebulan belakangan, anak pertama pasangan Muhamad Fuadi dan Musta’anah itu hanya terbaring lemas. Gelaja pembesaran perut mulai terlihat sejak enam bulan silam.

Tepatnya, usai Arju melaksanakan ujian tengah semester di SMP Negeri 1 Kaliwungu. Dia merasa tubuhnya lemas. Nafsu makan pun hilang.

Perlahan perutnya mulai membesar. Meski begitu, Arju tetap nekat beraktivitas. Hampir enam bulan berjalan, Arju akhirnya tumbang.

Tak mampu berdiri apalagi berjalan. Hanya berbaring di kamar tidur sempit rumahnya di dukuh Sawah Jati, desa Krajan Kulon RT 3 RW 4, kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

“Didiagnosa dokter terkena hepatoblastoma," ujar Muhamad Fuadi saat ditemui di rumahnya, Selasa, 25 Juli 2017.

Hepatoblastoma adalah neoplasma ganas yang ditemukan di hati. Kanker hati ini paling sering ditemui pada anak.

"Kata dokter memang sulit untuk operasi karena biayanya besar,” tutur Fuadi.

Faudi mengaku dokter mengatakan harus melakukan cangkok hati dari pendonor. Namun, biayanya tidak kecil. Kondisi ini jadi kendala utama lantaran penghasilan Fuadi sebagai tukang tambal ban boleh dibilang jauh dari pas-pasan.

Musta’anah pun hanya bisa pasrah sambil berharap anaknya sehat seperti semula. Upaya pengobatan telah ditempuh, baik medis maupun alternatif. "Semoga saja ada keajaiban dari Allah,” katanya, berurai air mata.

Arju mestinya duduk di kelas sembilan sekolah menengah pertama. Fuadi menyebut anaknya selalu mendapat ranking di sekolahnya, meski bukan pertama. Namun, kini Arju tak bisa lagi ke sekolah. "Semoga ada dermawan yang membantu," katanya.
(SAN)