Sumber Air PDAM di Jepara Menyusut

Rhobi Shani    •    Rabu, 19 Jul 2017 19:23 WIB
air bersih
Sumber Air PDAM di Jepara Menyusut
Pelanggan PDAM Nor Rohmad menunjukan pipa PDAM tak mengeluarkan air, MTVN - Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Memasuki musim kemarau, debit air sumur-sumur PDAM di Jepara, Jawa Tengah, menyusut. Seperti sumur di Desa Rau yang digunakan untuk menyuplai air ke wilayah Kecamatan Kedung. Saat ini volume airnya hanya 7 liter per detik.
 
Direktur PDAM Jepara Prabowo menjelaskan, penyusutan sumber air baku tak sebanding dengan kebutuhan warga. Sehingga, distribusi air ke pelanggan tak lancar. Solusi sementara, pihaknya memasok air kebutuhan pelanggan dengan truk tanki.
 
“Jumlahnya sesuai permintaan warga atau pelanggan. Teknisnya, air dari truck disalurkan ke perpiaan,” terang Prabowo, Rabu 19 Juli 2017.
 
Prabowo bilang, solusi jangka panjang mengatasi penyusutan sumber air adalah dengan membuat sumur baru. Lokasi sumur baru di Desa Dongos. Nantinya, sumur baru untuk menunjang sumur yang sudah ada untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan di wilayah Kecamatan Kedung.
 
“Kemungkinan tahun ini sumur baru untuk wilayah Kedung sudah bisa beroperasi. Volume sumur baru 10 liter per detik, itu bisa memenuhi 800 pelanggan baru,” kata Prabowo.
 
Sebelumnya, pelanggan PDAM di Desa Kedungmalang Kecamatan Kedung mengeluhkan pasokan air PDAM. Memasuki musim kemarau seperti saat ini, aliran air PDAM tak lancar.
 
Pelanggan PDAM, Nur Rohmad, warga RT1 RW3 Desa Kedungmalang Kecamatan Kedung menyampaikan, air PDAM hanya mengalir pada dini hari. Mulai pukul 01.00 hingga 04.00. Itu pun aliran air tidak lancar. Debit air yang keluar juga kecil.
 
“Keluarnya air thar-thir (sedikit-sedikit). Kalau malam jadi tidak tidur. Kalau tidur paginya ya, tidak mandi karena airnya sudah tidak mengalir,” ujar Nur Rohmad, Rabu 19 Juli 2017.


(RRN)