633 Warga Tegal Positif HIV/AIDS

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 19 Jul 2017 16:56 WIB
aids
633 Warga Tegal Positif HIV/AIDS
Rapat dengar pendapat publik di DPRD Kabupaten Tegal. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Jumlah pengidap Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kian meningkat. Hingga Juni 2017, jumlahnya mencapai 633 kasus, tersebar di 18 kecamatan. 

"Setiap kecamatan sudah ada yang mengidap HIV/AIDS. Usianya mulai dari 19 tahun sampai 45 tahun," kata Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, Ari Dwi Cahyani, saat menghadiri acara public hearing di Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Rabu,  19 Juli 2017. 

Acara yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Bakhrun ini, dihadiri Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), pegiat HIV/AIDS LSM Pelita dan PKBI, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB), Dinas Sosial, dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Tegal.

Ari mengungkapkan, belum lama ini menemukan anak usia sekolah mengidap HIV/AIDS. Bahkan, ada pula ibu hamil yang positif HIV/AIDS. Menurut Ari, jumlah terbanyak berada di wilayah Kecamatan Kramat dan Suradadi. Sebab, di wilayah tersebut masih banyak tempat prostitusi.

"Sekarang jumlahnya semakin berkembang. Mulai dari Kecamatan Adiwerna, Slawi, hingga Margasari," cetusnya.

Pengidap HIV/AIDS, menurut Ari, tidak hanya tertular dari lelaki yang berganti-ganti pasangan. Trennya bergeser ke kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Mendasari data yang diperolehnya, ada 22 orang LGBT yang mengidap HIV/AIDS. "Kebanyakan gay," kata Ari.

Bakhrun mengaku prihatin dengan temuan tersebut. Karena itulah, DPRD Tegal akan membuat raperda inisiatif tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. 


(SAN)