Kemenhub Siapkan Rute Alternatif Penerbangan di Bali

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 24 Sep 2017 17:58 WIB
gunung berapi
Kemenhub Siapkan Rute Alternatif Penerbangan di Bali
Menhub Budi Karya Sumadi bersama para santri di Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Status Gunung Agung, Bali, meningkat menjadi awas. Tapi status itu dinilai masih aman. Peningkatan status itu juga masih belum mempengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, walau peningkatan status itu masih aman, tapi pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi. Sejumlah bandara penerbangan sudah disiapkan untuk rute alternatif jika Bandara Ngurai Rai harus ditutup. 

"Untuk sementara ini, aktivitas penerbangan di Bandara Ngurai Rai masih berjalan normal. Belum ada informasi harus ditutup," kata Budi, usai bersilaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'hadut Tholabah, Babakan, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Minggu, 24 September 2017. 

Budi mengungkapkan, jika Gunung Agung mengalami erupsi dan mengharuskan bandara internasional itu ditutup, maka pihaknya akan melakukan pengalihan rute penerbangan ke bandara lain dan mengevakuasi penumpang yang sudah ada di bandara. 

"Bandara yang kita rencanakan (sebagai rute alternatif) Surabaya, Paya, Ujungpandang, Balikpapan, dan Jogja," sambungnya.

Kemenhub kata Budi, akan terus memantau kondisi peningkatan aktivitas Gunung Agung dan akan selalu berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait, seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Airnav. "Kami bersabar mengamati info dari BMKG. Dan info itu pasti sahih. Kami update setiap tiga jam, kita koordinasi dengan Airnav, BMKG," ucapnya.



(ALB)