Buang Bayi, Terduga Pelaku Sempat Tonton Olah TKP

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 09 Aug 2017 17:06 WIB
penemuan bayi
Buang Bayi, Terduga Pelaku Sempat Tonton Olah TKP
Kepala Polsek Depok Barat, Kompol Sukirin Haryanto menunjukkan foto bungkusan plastik berisi bayi. (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Sleman: Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Yogyakarta berinisial LU diduga menjadi pelaku pembuangan bayi di daerah Gelondongan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terduga pelaku tersebut sempat menonton polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Kepala Polsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengatakan, peristiwa bermula dari bungkusan plastik yang ditemukan oleh seorang pemulung di dekat rumah warga daerah Gelondongan pada Rabu pagi, 9 Agustus 2017. Tanpa curiga, pemulung tersebut membawa bungkusan itu. 

"Bungkusan itu dibawa lalu dibuka di dekat tempat sampah. Setelah dibuka ternyata isinya bayi," kata Sukirin ditemui di Kantor Polsek Depok Barat pada Rabu, 9 Agustus 2017. 

Tak lama kemudian, kejadian itu dilaporkan ke polisi. Aparat pun mendatangi TKP. Mereka langsung melakukan olah TKP. 

Sukirin menjelaskan, pihaknya semula meminta keterangan pemulung penemu bayi tersebut. Namun, si pemulung menyarankan polisi mendatangi rumah di dekat lokasi penemuan bayi pertama kali. Jarak tempat sampah dengan lokasi penemuan bayi yang sudah meninggal itu sekitar 30 meter. 

"Kami lalu mendatangi salah satu rumah yang ternyata kos-kosan. Kami mencoba bertemu dengan pemilik kos," ujarnya. 

Saat berbincang, lanjut Sukirin, pemilik kos mengatakan tak ada penghuni yang ada di kamar. Sebab, penghuni kosan semuanya berstatus mahasiswa dan sedang berada di kampus. 

Sukirin bersama pasukannya mencoba melihat kondisi kamar. Setelah itu, tampak satu pintu kamar masih terbuka. Usai dilakukan pemeriksaan, perempuan berinisial LU diduga menjadi pelaku pembuang bayi.

"Kami curiga karena ada kain bekas darah. Setelah diperiksa, petugas menduga perempuan itu 90 persen adalah pelaku," katanya. 

Menurut Sukirin, LU disebut sempat melihat polisi saat melakukan olah TKP. Hal itu diketahui dari sejumlah keterangan warga. Sukirin menyatakan belum mengambil langkah hukum apapun terhadap terduga pelaku. 

"LU kemudian diperiksa kesehatannya di RS Bhayangkara (Polda DIY). Belum bisa kami mintai keterangan juga karena faktor kesehatan. Sementara bayi yang sudah meninggal dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk pemeriksaan," ungkap Sukirin. 


(ALB)