Pelaku Penyerangan Sempat Menginap di Masjid Dekat Gereja St Lidwina

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 12 Feb 2018 15:25 WIB
penyerangan kantor kemendagri
Pelaku Penyerangan Sempat Menginap di Masjid Dekat Gereja St Lidwina
Kepala Kepolisian DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri, Senin 12 Februari 2018, Medcom.id - Mustaqim

Sleman: Pelaku penyerangan kegiatan ibadah di Gereja St Lidwina, Suliono, warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sudah beberapa hari di Yogyakarta. Sebelum di Yogyakarta, pelaku juga sempat berada di Magelang, Jawa Tengah. 

Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri mengatakan polisi belum memeriksa Suliono. Namun, kata dia, Suliono telah diketahui lahir pada 1998. 

"Itu ada di ijazahnya, tapi ijazah sekolah mana belum kami lihat detail," kata Dofiri di Polda DIY pada Senin, 12 Februari 2018. 

Dofiri berujar, polisi sudah memeriksa 11 saksi dalam kasus itu. Pemeriksaan saksi untuk menelusuri keberadaan pelaku selama berada di Yogyakarta. 

Informasi yang sementara diperoleh, Suliono sempat menginap di masjid yang berjarak sekitar 100 meter dari Gereja St Lidwida. "(Di rekaman) CCTV-nya ada," katanya. 

Dofiri memperkirakan Suliono sudah berada di Yogyakarta sekitar empat hingga lima hari. Menurutnya, Suliono hendak pulang ke Banyuwangi selepas di Yogyakarta. 

"Sebelumnya pelaku barada di Magelang. Yang bersangkutan tadinya dalam rangka ingin ke Bayuwangi setelah di Yogya," ujar Dofiri. 

Dofiri menegaskan polisi belum mendapatkan motif pelaku melakukan penyerangan di Gereja St Lidwina. Polisi akan melakukan pemeriksaan pelaku hari ini. 

Pelaku, kata dia sudah dioperasi pada pukul 19.00-23.00 WIB. Kondisi Suliono dinyatakan semakin pulih dan akan segera diperiksa. 

"Mudah-mudahan hari ini (kondisi Suliono) bisa stabil sehingga Sehingga bisa melakukan pemeriksaan," lanjutnya. 

Ia menambahkan, Polda DIY di-backup up Densus 88 dalam penanganan kasus ini. Penyidik Densus 88 juga sudah berada di Yogyakarta. 

"Ada kaitannya dengan jaringan mana dan lain-lain, kami belum mengarah ke sana. Kami masih juga mendalami dari mana pelaku memperoleh pedang," katanya. 



(RRN)