Banser dan Kokam Janji Perkuat Keindonesiaan

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 16 Dec 2017 18:30 WIB
kepemudaan
Banser dan Kokam Janji Perkuat Keindonesiaan
Kiri ke kanan: Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, Manpora Imam Nahrawi, dan Ketua Kokam PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Sleman: Apel Kebangsaan Barisan Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama dan Komando Kesiapsiagaan Muhammadiyah (Kokam) pada Sabtu, 16 Desember 2017, menghasilkan Deklarasi Prambanan. Deklarasi tersebut berisi komitmen kedua organisasi kepemudaan Islam dari dua ormas besar di Indonesia untuk menjaga keindonesiaan dan menjaga bumi. 

Dalam apel bertema "Pemuda Hebat Jaga Bumi" yang dihadiri sekitar 20 ribu pasukan dari kedua organisasi itu, deklarasi dibacakan oleh Ketua Kokam PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak di hadapan Presiden Joko Widodo. Adapun bunyi deklarasi tersebut yakni; 

1. Kami pemuda Islam indonesia sadar tugas terbesar sejarah kami dalam bersungguh-sungguh mewujudkan cita-cita nasional Indonesia dan turut serta menciptakan perdamaian dunia. 

2. Tugas sejarah itu hanya bisa dituntaskan jika pemuda Islam Indonesia mampu menjaga ukhuwah islamiyah yang ditujukan untuk kebaikan bersama, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariah. 

3. Untuk menjaga trilogi persaudaraan, kami pemuda Islam Indonesia bertekad untuk kenjaga ketaatan, memelihara hubungan sesama manusia dengan menerima keragaman yang niscaya, dan terus menjaga alam dari kerusakan-kerusakan, serta penguasaan alam oleh kelompok tertentu, untuk mengembalikannya bagi kemanfaatan seluruh umat manusia. 

4. Kami pemuda Islam Indonesia meyakini ikhtiar kebaikan tersebut mutlak dilakukan untuk menjamin bumi yang kita tinggali ini lestari, dan maslahat bagi kelangsungan hidup anak cucu dan generasi mendatang. 

5. Kami pemuda Islam Indonesia siap bergotong royong menjaga bumi.

Sementara itu Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan gerakan apel bersama ini menjadi yang pertama dalam sejarah. Menurut dia, ini sekaligus menjadi awal dari langkah besar dua organisasi pemuda Islam di Indonesia. 

"Kami akan melanjutkan langkah yang konkret ke depan. Kami mendorong pemuda indonesia mencari persamaan. Jika ketemu persamaannya, mau bikin apa saja bisa. Membuat bangsa indonesia lebih maju bisa," ucapnya. 

Dalam apel tersebut hadir juga sejumlah pejabat, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menkopolkuman Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta sejumlah pejabat daerah. 



(ALB)