Tegal Kekurangan Ribuan Guru dan Tenaga Pendidikan

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 05 Dec 2017 16:56 WIB
pendidikan
Tegal Kekurangan Ribuan Guru dan Tenaga Pendidikan
Ilustrasi siswa SMP mengikuti proses belajar mengajar. Foto: Antara/Tommy Saputra

Tegal: Jumlah tenaga pendidik dan guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal, Jawa Tengah, kian berkurang. Hal itu menyusul banyaknya guru yang memasuki masa pensiun sejak dua tahun terakhir.

Pemkab Tegal kekurangan guru dan tenaga pendidikan yang jumlahnya mencapai ribuan agar dapat dikatakan ideal. "Kita masih kekurangan guru, jumlahnya ya ribuan," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKD) Kabupaten Tegal Edi Budianto, saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 5 Desember 2017.

Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tegal hingga Oktober sebanyak 10.502 orang. Jumlah itu menurutnya, masih belum memenuhi jumlah ideal pegawai.

"Idealnya jumlah PNS di Pemkab Tegal sekitar 17.000 orang. Jadi kita masih kekurangan cukup banyak pegawai," kata Edi.

Edi mengemukakan, masih kurangnya jumlah PNS itu karena banyaknya PNS yang pensiun tiap tahunnya. Di sisi lain pemerintah daerah sejak tiga tahun terakhir tidak bisa melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) karena adanya kebijakan moratorium CPNS.

"Karena itu lah kita kekurangan pegawai (PNS). Terutama guru SD karena banyak yang pensiun," ucapnya.

Jumlah guru yang pensiun tiap‎ tahun mencapai 350 orang. Selama ini kekurangan tenaga pengajar sedikit tertutupi oleh keberadaan guru honorer. Walau masih bisa dibantu guru honorer, tapi pihaknya tetap akan mengajukkan formasi guru ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Sudah kami usulkan ke kementerian untuk tahun 2018," ujarnya.

Edi berharap tahun depan pemerintah pusat menyetujui rekrutmen CPNS yang diajukan pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Tegal. Hal ini agar kekurangan pegawai bisa tertutupi. "Sebelumnya kan rekrutmen CPNS yang dibuka baru untuk kementerian dan lembaga pusat. Daerah belum," imbuhnya.


 


(SUR)