Jepara Kekurangan Tenaga Medis untuk Tes Kesehatan Pilkada

Rhobi Shani    •    Rabu, 21 Sep 2016 12:35 WIB
pilkada serentak
Jepara Kekurangan Tenaga Medis untuk Tes Kesehatan Pilkada
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jepara: Kabupaten Jepara kesulitan mencari tenaga medis untuk persiapan tes kesehatan peserta pemilihan kepala daerah. KPU Jepara menjadwalkan tes kesehatan berlangsung 24-26 September 2016.

"Kurangnya tenaga medis ini kami siasati dengan cara mengalihkan satu sesi tes ke RSUD Lukmono Hadi," kata Komisioner KPU Jepara, Koko Suhendro, Rabu (21/9/2016).

Sejatinya, semua tes kesehatan calon kepala daerah dilakukan di RSUD Kartini. Namun, untuk pemeriksaan EKG, ECHO Cardio Grafi, treadmill, spirometry, dan audiometri nada murni, RSUD Kartini tak memiliki cukup tenaga medis. Pelimpahan ke RSUD Lukmono Hadi Kudus itu pun atas petunjuk dari RSUD Kartini.

Pada 24 September, para calon akan melakukan pemeriksaan radiologi (USG dan Thorak), uji laboratorium (darah dan urine), tes MMP, dan pemeriksaan psikilogis. Rangkaian tes kesehatan itu dilaksanakan di RSUD Kartini Jepara.

“Hari berikutnya, semua pasangan menuju RSUD Lukmono Hadi," ujarnya. Selama tes kesehatan di RSUD Lukmono Hadi, dokter dari RSUD Kartini tetap memantau.

Secara umum, lanjut Koko, tes kesehatan dilakukan untuk mengetahui tubuh pasangan calon, apakah cukup sehat untuk memimpin selama lima tahun ke depan, apakah yang bersangkutan pemakai narkoba, atau apakah kejiwaan mereka stabil.

KPU Jepara berharap bakal calon bisa mendaftar lebih dini dan tidak mendaftar di detik-detik akhir. "Agar mereka mempersiapkan diri untuk tes kesehatan," katanya.

Sementara itu, Rabu 21 September, hari pertama pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Jepara, belum ada satu pun pasangan calon yang mendaftar. 

KPU Kabupaten Jepara membuka pendaftaran pasangan bakal calon bupati hingga Jumat 23 September pukul 24.00 WIB.



(UWA)