Menaker Minta BBPLK Semarang Kembangkan Jurusan Mode

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 14 Nov 2018 08:59 WIB
berita kemenaker
Menaker Minta BBPLK Semarang Kembangkan Jurusan Mode
Menaker M Hanif Dhakiri (Foto:Dok.Kemenaker)

Semarang: Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang mulai fokus mengembangkan pelatihan kerja jurusan fashion technology dan manajemen bisnis dengan sasaran target pelatihan dari generasi muda.

“Kita terus mengembangkan pelatihan kerja jurusan fashion tecnology untuk menarik minat generasi milenial,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 13 November 2018.

Ditetapkannya BBPLK Semarang sebagai pusat pelatihan mode bukan tanpa alasan. Industri garmen di Jawa Tengah yang tumbuh pesat tidak dibarengi dengan ketersediaan tenaga terampil sekaligus menguasai konsep dan manajerial.

"Kita buat terobosan. Contoh fashion show tadi, termasuk jaket yang saya pakai, ini adalah hasil pembaharuan kejuruan menjahit BBPLK Semarang yang berubah menjadi fashion technology. Kalau anak-anak muda diajari jahit saja, outputnya cuma dua. Satu masuk di pabrik garmen atau wirausaha menjahit di rumah," kata Hanif.

Permasalahan berikutnya, kalau masuk industri kemudian terjebak di sebuah pekerjaan yang sama selama bertahun-tahun. Misalnya, tugas masang kancing baju, sepuluh tahun memasang kancing baju saja, tidak ada perubahan.

"Oleh karena itu, kejuruan menjahit kita dibaharui agar tidak hanya sekadar menjahit di rumah atau menjadi buruh garmen, tapi juga kita proyeksi menjadi fashion designer ke depan," kata Hanif.

"Karyanya tadi sudah bisa kita lihat semua. Jadi sudah ada yang ikut kompetisi fesyen di berbagai daerah. Kita doakan semoga bisa mengikuti kompetisi di Paris," ucap Hanif.


(ROS)