19 Pemuda di Solo Jadi Korban Oknum Penipuan Seleksi Polri

Pythag Kurniati    •    Rabu, 19 Dec 2018 10:38 WIB
penipuan
19 Pemuda di Solo Jadi Korban Oknum Penipuan Seleksi Polri
Polisi menangkap oknum penipu yang mengaku bisa meloloskan daftar polisi di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 19 Desember 2018. Medcom.id/ Pythag Kurniati.

Solo: Seorang pria asal Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya ditangkap jajaran Polsek Pasar Kliwon Solo. Berkedok seleksi Polri, pria bernama Ferry Syahputra Hasibuan, 28, tersebut menipu belasan pemuda.

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan, untuk memuluskan aksinya, tersangka juga mengaku sebagai polisi berpangkat Kompol. "Dengan iming-iming mampu merekrut menjadi anggota Polri, Ferry ini meminta sejumlah uang pada korbannya," kata Ariakta di Polsek Pasar Kliwon, Rabu, 19 Desember 2018.

Tak hanya itu, Ferry pun mencatut nama salah seorang petinggi Polri untuk meyakinkan korban-korbannya. Korban rata-rata adalah pemuda berusia 18 hingga 21 tahun.

Dari pemeriksaan sementara, korban-korban Ferry berjumlah 19 orang. "Dengan jumlah kerugian ratusan hingga miliaran rupiah," ungkap Ariakta.

Ariakta menjelaskan, ada dua tarif yang diminta tersangka. Pendidikan Brigadir dibanderol Rp500 juta, sedangkan untuk pendidikan Akpol, Ferry meminta uang Rp1miliar hingga Rp2 miliar.

Ferry ditangkap pada Senin malam, 17 Desember 2018. Saat itu, ia tengah berpura-pura memberikan pelatihan fisik pada para korban di area sebuah hotel di Kota Solo.

"Polisi mencurigai kegiatan tersebut. Saat diperiksa ternyata tersangka juga tidak memiliki Kartu Tanda Anggota Polri," jelas Ariakta.

Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain tas, sepatu, pedang, sabuk, celana bermodel army.

Kepolisian akan mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk ada tidaknya tersangka lain dalam penipuan berkedok seleksi Polri. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.


(DEN)