Sepuluh Korban KM Makmur Rejeki Warga Pekalongan

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 15 Nov 2017 18:21 WIB
kapal tenggelam
Sepuluh Korban KM Makmur Rejeki Warga Pekalongan
Kapolsek AKP Yorisa Prabowo mendatangi rumah duka korban meninggal dunia di Wiradesa, Pekalongan. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Pekalongan: Sepuluh warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor Makmur Rejeki di perairan Masalima, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin, 13 November 2017. Satu awak kapal meninggal, sedangkan lima lainnya hilang.

“Sepuluh korban itu berasal dari Desa Tratebang dan Desa Bebel, Kecamatan Wonokerto, sebanyak 8 orang. Yang 2 orang lagi dari Kecamatan Talun. Saat ini petugas masih mencari lima korban hilang,” kata Kapolsek Wiradesa, AKP Yorisa Prabowo, Rabu, 15 November 2017.

Yorisa menyebutkan, jenazah Tohani, 53, warga RT 07 RW 03, Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, sedang dalam perjalanan menuju rumah duka bersama dengan korban selamat.

“Rencananya, jenazah korban akan dipulangkan menggunakan kapal laut. Informasinya saat ini jenazah masih berada di Banjarmasin. Kemudian akan dibawa ke Surabaya dulu, baru dibawa pulang ke rumah duka menggunakan jalur darat. Kemungkinan sampai sini hari Jumat,” tambahnya.

Adapun empat korban selamat di antaranya Rasulin, 48, Muhamad Miftah Rizki, 23. Keduanya warga Desa Bebel. Kemudian Caryono, 50, warga Desa Tratebang dan Teguh Raharjo, 22, warga Talun.

Lima korban hilang antara lain adalah Heryanto, 40, warga Desa Tratebang; Wasiblan, 65, warga Desa Bebel; Sakirin, 24, warga Desa Bebel; Suntung, 64, warga Talun dan Solihin, 43, warga Talun.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, terkait informasi terbaru. Harapannya, semoga korban yang hilang ini segera ditemukan,” ujarnya.

KM Makmur Rejeki yang dinakhodai oleh Rasulin, mengalami kecelakaan dan karam di Perairan Masalima pada koordinat 05°01'00" LS - 116°41'00" BT, pukul 11.30 WITA, Senin, 13 November 2017. Jumlah ABK ada 25 orang, mereka berasal dari Kabupaten Pati sebanyak 4 orang, Batang 8, Kebumen 2, Pemalang 1, dan Pekalongan 10. 18 orang dinyatakan selamat, 1 meninggal dan 6 orang hilang.


(ALB)