Kasak-Kusuk Partai Cari Kandidat di Pilgub Jateng

Mustholih    •    Rabu, 25 Oct 2017 17:54 WIB
pilkada serentakpilgub jateng 2018
Kasak-Kusuk Partai Cari Kandidat di Pilgub Jateng
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Metrotvnews.com, Semarang: Kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 kalah heboh dari daerah tetangga, Jawa Timur dan Jawa Barat. Elit partai di Jawa Tengah masih kasak-kusuk mencari kandidat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Dua provinsi tetangga sudah saling membangun koalisi untuk mengusung pasangan calon yang dijagokan. Tapi, peta politik Pilgub Jateng 2018 masih begitu cair. Konsolidasi antar partai sudah intens dilakukan, namun lagi-lagi semua itu masih sebatas penjajakan politik.

"Jateng dinamikanya beda dengan provinsi lain. Belajar pengalaman lima tahun lalu, bahkan last minute pendaftaran KPU, baru ada keputusan. Memang agak riskan sebetulnya bagi pendidikan politik masyarakat," kata Wakil Ketua PKB Jateng, Muh Zen Adv, saat dihubungi Metrotvnews.com, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 25 Oktober 2017.

Meski terjadi kebekuan politik di Jateng,  bukan berarti partai-partai yang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur tahun depan menghadapi kendala komunikasi. Faktanya, petinggi-petinggi partai sudah beberapa kali membuat pertemuan guna membahas soal Pemilihan Gubernur di Semarang, Jawa Tengah.

"Karena partai-partai di Jateng sering mengadakan pertemuan, kayak arisan. Cuma belum ketemu pada titik koalisi," ujar Muh Zen menambahkan.

Ketua Partai Golkar, Wisnu Suhardjono, membenarkan ihwal pertemuan politik antar partai yang sering digelar di Jateng tersebut. Bahkan, PDI Perjuangan bertindak sebagai tuan rumah pertemuan antar petinggi partai, pertama kali.

"Lomunikasi sudah dua kali diselenggarakan. Pertama PDIP, kedua, Gerindra. Yang akan datang giliran Golkar. Kapan, belum tahu," ungkap Wisnu saat dihubungi terpisah.

Menurut Wisnu, pertemuan tersebut selalu dihadiri para ketua partai. Namun, Wisnu menegaskan tidak ada arisan politik dalam forum tersebut. "Tapi itu bukan arisan ya. Kita membangun satu kesepahaman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak baik dalam penyelenggaraan Pilkada Jateng maupun Kabupaten atau Kota," jelas Wisnu.

Soal tradisi pertemuan rutin ini disebut sebagai hal unik dari kontestasi Pilkada Jawa Tengah. Ketua PPP Jawa Tengah, Masyruhan Syamsuri, menyatakan elit-elit politik di Jateng pada dasarnya tidak gemar saling jegal demi ambisi kekuasaan sesaat.

"Kita akrab dengan teman-teman dari partai lain," ungkap Masyruhan.

Meski begitu, Masyruhan berharap pada pertemuan antar partai selanjutnya, kebekuan politik di Jateng sudah mulai mencair. Menurut Masyruhan, PPP membidik kursi Wakil Gubernur pada Pilkada jateng. PPP disebut sedang membangun 'lobi-lobi' dengan partai lain guna mendapatkan kursi tersebut.

"Komunikasi dengan partai-partai lain masih terus dibangun. Kita ingin bisa mengusung calon Wakil Gubernur di Pilkada Jateng," kata Masyruh


(SUR)