Puluhan Anak Panti Asuhan di Kendal tak Punya BPJS Kesehatan

Iswahyudi    •    Rabu, 19 Apr 2017 16:40 WIB
bpjs kesehatan
Puluhan Anak Panti Asuhan di Kendal tak Punya BPJS Kesehatan
Salah satu panti asuhan di Kendal, MTVN - Wahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Panti Asuhan Darul Hadhonah Kendal, Jawa Tengah, mengasuh 40 anak. Namun tak satupun anak panti yang mengantongi kartu BPJS Kesehatan.

Jaadah, pengasuh Panti Asuhan Darul Hadlonah, mengatakan bermasalah bila harus membawa anak yang sakit ke rumah sakit. Sebab mereka tak memiliki banyak dana untuk membayar biaya rumah sakit.

Panti, lanjut Jaadah, bekerja sama dengan seorang dokter untuk menangani kesehatan anak-anak. Sehingga panti tak perlu membayar. Tapi ketika ke rumah sakit, pengelola harus menyiapkan dana.

"Soalnya anak-anak di panti sini tak punya BPJS Kesehatan. Kalau masuk rumah sakit ya kami harus membayar," kata Jaadah kepada Metrotvnews.com di Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, Kendal, Rabu 19 April 2017.

Kondisi serupa pun terjadi di Panti Asuhan Siti Rohmah di Kaliwungu. Sebanyak 53 anak di panti tersebut tak memiliki kartu BPJS Kesehatan. 

"Tapi kalau untuk biaya pendidikan dan kesehatan ditanggung yayasan," ujar Siti Rohmah, pengelola panti.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal Kun Cahyadi mengatakan sebanyak 4 panti asuhan dikelola pemerintah. Sedangkan 15 panti lain di Kendal dikelola swasta.

Menurut Kun Cahyadi, tak semua anak panti asuhan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan. Sebab mereka sudah mengantongi Kartu jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

"Jadi tak harus punya kartu BPJS Kesehatan untuk berobat," ungkap Kun Cahyadi.

Kun Cahyadi meminta pengelola panti aktif mengajukan Jamkesda maupun BPJS Kesehatan untuk anak-anak ke Dinas Sosial. Sebab, dua fasilitas itu membantu meringankan beban biaya kesehatan.

Kun Cahyadi menjelaskan, pembiayaan Jamkesda berasal dari pemerintah provinsi. Sebab pemerintah provinsi yang berwenang terkait pengelolaan panti asuhan.


(RRN)