DIY Awasi Kelompok Radikal Diduga Bertukar Pasangan

Patricia Vicka    •    Rabu, 26 Jul 2017 19:26 WIB
radikalisme
DIY Awasi Kelompok Radikal Diduga Bertukar Pasangan
Ilustrasi: Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Indonesia melakukan aksi terhadap penolakan terhadap ideologi dan militan yang radikal dan anarkis di Bundaran HI, Jalkarta. (Media Indonesia/Mohamad Irfan)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Satpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta mensinyalir ada kelompok radikal berbasis keagamaan di wilayahnya. Kelompok ini disebut meresahkan warga sekitar.

Kepala Satpol PP DIY Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat mengatakan kelompok aliran kepercayaan menyimpang itu kerap disebut Kelompok Congklang. Disebut begitu karena para pria kerap mengenakan celana cingkrang. Sedang anggota perempuan menutup seluruh tubuhnya.

"Mereka hidup berkoloni dan hanya bergaul sesama komunitasnya. Wayang dibilang bidah. Katanya, mereka suka bertukar bojo (pasangan)," ujar Gusti Yudha di Swisbel Hotel Yogyakarta, Rabu 26 Juli 2017. 

Sayangnya, Gusti Yudha tidak menyebut nama organisasi kelompok yang dia maksud itu. Menurut pantauannya, Kelompok Congklang tumbuh subur Kabupaten Sleman bagian utara sejak 10 tahun terakhir.

Awalnya jumlah mereka sedikit. Namun, katanya, kini sudah ratusan orang dan mulai menyebar ke Kabupaten Bantul.

Pihaknya pun sudah melaporkan hal ini kepada Kesbangpol dan Kanwil Kemenag  DIY. Ia berharap Kanwil Kemenag segera bertindak melakukan pendampingan.  Pasalnya, Gusti Yudha mengendus mulai terjadi gesekan antara masyarakat setempat dengan anggota Kelompok Congklang.

"Perlu dibina, supaya mereka bisa hidup membaur dan tidak konflik lagi dengan masyarakat," tegasnya. Satpol PP telah memerintahkan jajarannya untuk mengawasi.

Kepala Kemenag Kanwil DIY M Lutfi Hamid mengaku telah mengetahui kelompok aliran kepercayaan yang menyimpang. Pihaknya selama ini sudah melakukan komunikasi dan sosialisasi memberikan pengertian kepada kelompok tersebut agar tidak menyimpang dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.


(SAN)