Dua Pengusaha Jepara Terancam Gijzeling

Rhobi Shani    •    Jumat, 21 Jul 2017 12:14 WIB
pajak
Dua Pengusaha Jepara Terancam <i>Gijzeling</i>
Ruang gijzeling di Rumah Tahanan Kelas II Jepara, Jateng -- MTVN/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara, Jawa Tengah, menunggu surat izin dari Kementerian Keuangan untuk melakukan penahanan atau gijzeling terhadap dua wajib pajak. Dua wajib pajak itu melakukan penunggakan pajak mencapai Rp3 miliar.

Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono mengatakan, surat izin diperkirakan turun pada Agustus. Setelah surat izin diterima, penahanan langsung dilakukan terhadap dua wajib pajak tersebut.
 
"Sudah tidak ada upaya lain dari wajib pajak selain membayar tunggakan pajaknya," kata Endaryono di Jepara, Jumat 21 Juli 2017.

Menurut Endaryono, nilai tunggakan salah satu wajib pajak mencapai Rp2 miliar. Sedangkan, yang lainnya senilai Rp1 miliar.

"Keduanya bukan dari kalangan pengusaha mebel, tapi pengusaha di sektor lain," kata Endaryono.

Wajib pajak yang memiliki tunggakan Rp1 miliar, kata Endaryono, dinilai masih mampu melunasi utang pajaknya. Sementara, wajib pajak yang memiliki tunggakan Rp2 miliar, diperkirakan kesulitan membayar tunggakan lantaran usaha yang dijalankannya saat ini tengah meredup.

"Sebelumnya, kami sudah menyarankan untuk mengikuti tax amnesty. Tapi, tidak ada respon," ungkap Endaryono.

KPP Pratama Jepara mengaku mengantongi 112 nama wajib pajak yang memiliki nilai tunggakan pajak. Nilai tunggakan pajak 112 WP tersebut mencapai Rp26 miliar.

(Baca: 112 Wajib Pajak Jadi Target Pemeriksaan Khusus KPP Pratama Jepara)


(NIN)