Tjahjo Klaim telah Pecat ASN Pungli sejak Menjabat

Patricia Vicka    •    Kamis, 13 Oct 2016 10:41 WIB
pungutan liar
Tjahjo Klaim telah Pecat ASN Pungli sejak Menjabat
Mendagri Tjahjo Kumolo membuka Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2016 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Rabu (12/10/2016) malam. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Genderang perang terhadap pungutan liar telah ditabuh Presiden Jokowi melalui Operasi Pemberantasan Pungli (OPP). Sanksi ringan hingga pecat diberikan pada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti pungli. 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengklaim telah mengambil tindakan tegas pada pelaku pungli. Malah, dia mengaku telah memecat 24 ASN jajarannya sejak dua tahun menjabat.

"24 ASN itu kasusnya macam-macam. Ada yang menarik pungli IPDN, kasus perizinan, lalu kena OOT di daerah. Ada juga yang kita minta mundur atau mundur sendiri karena malu," ujarnya usai membuka Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2016 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Rabu (12/10/2016) malam. 

Langkah lain yang ditempuh demi memberantas pungli, salah satunya menggratiskan biaya pembuatan E-KTP dan mempersingkat waktu pembuatan. Pembuatan E-KTP tengah diupayakan selesai sehari dari sebelumnya satu minggu. 

Ia juga meminta Ombudsman membuka data laporan pihak-pihak internal Kemendagri yang terindikasi melakukan pungli. "Ombudsman bilang, di daerah banyak pungli pas mau bikin KTP. Tapi harus detail datanya. Di daerah mana? Siapa orangnya," pungkasnya. 


(SAN)