Warga Tegal Bisa Lihat APBD Secara Online

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 13 Jul 2017 16:45 WIB
apbd
Warga Tegal Bisa Lihat APBD Secara Online
Suasana rapat paripirna DPRD Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tegal,  Jawa Tengah, bisa dilihat secara online oleh masyarakat umum. Pemkab setempat memudahkan hal ini sebagai upaya untuk menuju pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). 

Bagi masyarakat yang hendak melihat APBD, maka dapat membuka alamat website Pemkab Tegal dan masuk ke program APBD Service Center. Program ini merupakan pusat informasi dan konsultasi APBD secara online dan offline bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah desa dan masyarakat umum lainnya.
 
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tegal, Budi Sukamto mengatakan, program APBD Service Center merupakan inovasi pelayanan yang dicetuskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BPKAD Kabupaten Tegal, Bangun Nuraharjo. Program ini digunakan untuk pusat informasi APBD terpadu secara online dan off line. OPD bisa melakukan layanan konsultasi dari mulai perencanaan kegiatan hingga monitoring.
 
"Kami juga akan melakukan penelitian terhadap Rencana Kerja Anggaran (RKA) pada Perubahan APBD 2017 dan APBD Murni 2018. Ini dilakukan untuk menyinkronkan antara kegiatan dengan RPJMD," kata Budi saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis,  13 Juli 2017. 
 
Kabid Anggaran BPKAD Kabupaten Tegal, Bangun Nuraharjo menjelaskan, program APBD Service Center terbagi menjadi dua. Pertama, ruang APBD Service Center merupakan ruangan khusus layanan konsultasi secara tatap muka langsung atau offline. Menurutnya, ruang layanan itu terdapat program pelatihan singkat petugas pengelola keuangan, diskusi tentang keuangan, dan data center keuangan daerah. 

Sementara itu, program APBD Service Center kedua berupa aplikasi APBD Service Center yang dilakukaan dengan menggunakan jaringan internet. Tidak hanya bisa konsultasi online, tapi juga disediakan aplikasi perpustakaan keuangan daerah, data APBD, dan arsip konsultasi.
 
"Yang akan melakukan konsultasi secara online harus menuliskan data yang valid. Jika tidak, maka kami tidak bisa melayani," ujarnya.
 
Wakil Bupati Tegal, Umi Azizah saat melaunching program itu menungkapkan, terobosan dan inovasi dari salah satu pegawai di Pemkab Tegal akan terus didorong untuk memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. Hal itu juga sebagai upaya mendukung program 100 persen e-government. Program itu akan membantu OPD, camat, pemerintah desa dan pegawai lainnya untuk lebih dalam menyusun APBD.
 
"Paradigma birokrasi harus dirubah, yakni bahwa kita dalam pelayan masyarakat. Sedangkan, masyarakat merupakan majikan kita. Kami mendorong semua pihak untuk terus melakukan terobosan dan inovasi," ujarnya. 



(ALB)