Tak Puas dengan Pelayanan Haji, Warga Boleh Lapor ke DPR

Pythag Kurniati    •    Jumat, 28 Jul 2017 15:01 WIB
haji 2017
Tak Puas dengan Pelayanan Haji, Warga Boleh Lapor ke DPR
Jemaah calon haji dari Banjarnegara, Jawa Tengah diberangkatkan Jumat, 28 Juli 2017 pagi, MTVN - Pythag

Metrotvnews.com, Boyolali: Komisi VIII DPR RI mempersilakan jemaah calon haji melapor bila tak puas dengan pelayanan saat berada di Tanah Suci. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Noor Ahmad dalam acara pemberangkatan jemaah calon haji di Embarkasi Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.

"Kami akan awasi. Manakala ada pelayanan yang tidak bagus, calon haji bisa melapor ke Komisi VIII," ungkap Noor Ahmad, Jumat 28 Juli 2017.

Memang, Komisi VIII belum memiliki nomor aduan khusus jemaah calon haji. Namun ia menyebar nomor telepon seluler agar calon haji bisa melaporkan kejadian tak mengenakkan selama di Tanah Suci, yaitu 081325741011.

Komisi VIII DPR yang membidangi masalah agama dan sosial menyatakan akan terus menyoroti dan melakukan pengawasan. "Jangan sampai ada jemaah yang terlantar dan tidak dilayani dengan baik," urai dia.

Pengawasan akan dilakukan meliputi sarana prasarana serta pelayanan petugas. Mulai dari pemondokan atau maktab, konsumsi, transportasi dan lain sebagainya.

"Pemantauan kami sejauh ini semuanya bagus. Tinggal pelaksanaannya saja akan kita awasi," ujar Noor.

Tahun ini, ia melanjutkan, di seluruh Indonesia tercatat sekitar 211 ribu jemaah calon haji diberangkatkan ke Tanah Suci. Jumlah tersebut naik dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun sebelumnya secara nasional ada 155 ribu jemaah yang berangkat. Jumlah tahun ini meningkat sekitar 60 ribu orang," kata dia.

Sedangkan Embarkasi Haji Donohudan, Boyolali tahun ini memberangkatkan 33.637 jemaah haji Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Rinciannya 30.479 orang jemaah dari Jawa Tengah dan 3.158 orang dari DIY.

Pemberangkatan jemaah calon haji Jateng DIY dibagi menjadi dua gelombang. Pemberangkatan dimulai 28 Juli 2016 dan berakhir pada 26 Agustus 2016.


(RRN)