Tiga Warga Bertetanggaan 'Kompak' Jualan Minuman Beralkohol

Rhobi Shani    •    Rabu, 20 Sep 2017 12:42 WIB
minuman beralkohol
Tiga Warga Bertetanggaan 'Kompak' Jualan Minuman Beralkohol
Petugas Satpol PP menunjukkan temuan minuman beralkohol yang dijual tanpa izin dari tiga rumah di Jepara

Metrotvnews.com, Jepara: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara, Jawa Tengah, menyita ratusan botol bir dari tiga rumah di Kecamatan Jepara Kota. Ketiga warga yang menempati rumah-rumah itu 'kompak' berjualan minuman beralkohol tanpa izin.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Jepara, Anwar Sadat mengatakan petugas menggelar patroli rutin pada Rabu pagi 20 September 2017. Petugas mencurigai banyak botol bir berjejer di depan sebuah rumah di Taman Ronggo Mulyo, Kecamatan Jepara Kota.

"Tim patroli berhenti di depan rumah. Namun rumah terkunci," kata Anwar.

Dari keterangan warga, lanjut Anwar, rumah tersebut ditempati Seno. Rumah Seno ramai di malam hari.

"Dari informasi itu, kami geledah rumah Seno disaksikan perangkat desa," lanjut Anwar.

Petugas menemukan ratusan botol minuman beralkohol berbagai merek. Seperti Angker Bir, Newport Kuning, Anggir Kolesom, hingga jenis tradisional. Minuman tersebut ditemukan di kamar tidur.

Kepada Anwar, tetangga Seno, Miftahul Huda, tak merasa terganggu dengan keramaian di rumah Seno. Petugas curiga dan menggeledah rumah Miftahul.

"Lha, ternyata dia juga jualan (minuman beralkohol). Ternyata Seno tak sendiri, dua tetangga lainnya juga berjualan," ujar Anwar.
 
Di rumah Miftahul, Sadat mengatakan petugas menemukan minuman beralkohol puluhan botol minuman beralkohol di dapur. Lalu petugas menggeledah rumah di sekitar kediaman Seno.

Rumah ketiga itu ditempati warga bernama Riana Agustin. Petugas juga menemukan puluhan botol minuman beralkohol di kamar.
 
“Mereka bertiga ini tetangga. Ketiganya ini sebelumnya belum pernah terjaring oprasi,” beber Sadat.
 
Selain melayani pembeli di rumah, Sadat menambahkan, ketiganya juga menjual minol di lokasi-lokasi hiburan pentas musik dangdut. Untuk mepertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga penjual minol diganjar tindak pidana ringan.
 


(RRN)