Permintaan Air Bersih di Jepara Meningkat

Rhobi Shani    •    Kamis, 12 Oct 2017 14:40 WIB
kemarau dan kekeringan
Permintaan Air Bersih di Jepara Meningkat
Warga mengantre mendapatkan air bersih di Jepara, Jawa Tengah -- MTVN/Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Namun, krisis air justru menjadi lebih parah di beberapa daerah.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Jamaludin menjelaskan, hujan yang sudah turun sejak sepekan terakhir belum berpengaruh pada ketersedian air bersih warga. Pasalnya, hujan yang turun belum merata di semua wilayah.

"Contohnya di Desa Blimbingrejo, memang sempat mengurangi permintaan bantuan air karena hujan sempat beberapa kali mengguyur desa itu. Tapi, di daerah lain permintaan air meningkat," kata Jamal, Kamis 12 Oktober 2017.

Desa yang meminta penambahan pasokan air bersih, yakni Desa Kedung Malang dan Karangaji di Kecamatan Kedung. Semula, dua desa ini hanya dipasok satu tangki air bersih dalam sepekan. Namun, saat ini meningkat menjadi lima hingga enam tangki air bersih per pekan.

"Sedangkan, permintaan air bersih dari desa lainnya masih sama," kata Jamaludin.

Menurut Jamal, desa yang masih membutuhkan pasokan air bersih hingga pertengahan Oktober ini, di antaranya Desa Sumberejo di Kecamatan Donorojo; Desa Bategede, Blimbingrejo, dan Desa Tunggul Pandean di Kecamatan Nalumsari; Desa Kalianyar di Kecamatan Kedung; serta Desa Raguklampitan di Kecamatan Batealit.

"Khusus untuk Sumberejo, kami memang agak kesulitan untuk memasok air bersih. Sebab, di sana harus memompa dari sumur terlebih dahulu. Distribusinya pun menggunakan mobil pick-up," beber Jamaludin.

Hingga kini, belum dapat dipsatikan kapan kekeringan akan berakhir. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, krisis air bersih biasanya berlangsung hingga akhir tahun.

"Untuk anggaran pasokan air bersih kita masih ada. Jika tidak bertambah luas, maka dimungkinkan masih cukup. Kami juga terbantu dengan bantuan pasokan air dari sejumlah instansi di Jepara," pungkas Jamal.


(NIN)