Menaketrans Dorong Regulasi Kemitraan Sopir Transportasi Online

Roni Kurniawan    •    Rabu, 11 Oct 2017 15:50 WIB
taksi onlinetransportasi berbasis aplikasi
Menaketrans Dorong Regulasi Kemitraan Sopir Transportasi Online
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia, Hanif Dhakiri. Foto: MTVN/Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tengah menggodok aturan bagi pekerja lepas dengan status mitra kerja dengan perusahaan. Salah satunya, pengemudi transportasi online berbasis aplikasi yang saat ini tidak terdaftar di Kemnakertrans.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri menyebut para sopir tidak terdaftar di Kemnakertrans meski transportasi online telah lama hadir di Indonesia. Regulasi jaminan bagi para pengemudi seperti kesehatan dan keselataman masih belum jelas.

"Kita lagi bekerja sama dengan Kementerian terkait, kita akan siapkan regulasinya bagi para pekerja tersebut," kata Hanif usai membuka acara walkshow "Inspiring Leader" di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu 11 Oktober 2017.

Pekerja dengan status mitra tersebut tak dipayungi hukum. Skema yang baru muncul ini pun terus digodok agar status mitra kerja jelas dan tegas untuk melindungi para pekerja. Aturan ini juga akan berlaku di sektor lain.

"Perusahaan yang mempekerjakan tidak boleh bersembunyi atas nama kemitraan, misalkan kayak temen-temen wartawan di daerah, kaya stringer koresponden. Anda cari berita sendiri kemudian jual," beber dia.

Hanif belum bisa memastikan kapan regulasi itu akan terbit. Sebab penanggung jawab sektor tertentu, seperti transportasi online, tidak di bawah kementeriannya. Kemenaketrans hanya bisa mendorong.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia, Hanif Dhakiri.


(SUR)