Densus 88 Reka Ulang Penyerangan Mapolres Bayumas

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 20 Jun 2017 00:52 WIB
terorisme
Densus 88 Reka Ulang Penyerangan Mapolres Bayumas
Petugas bersenjata mengamankan tempat kejadian perkara penyerangan polisi, di halaman Polres Banyumas, Purwokerto, Jateng, Selasa (11/4). ANT/Idhad Zakaria.

Metrotvnews.com, Purwokerto: Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror bersama Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah melakukan reka ulang aksi penyerangan Markas Polres Banyumas yang dilakukan seorang terduga teroris, Muhammad Ibnu Dar (MID), 22. MID memperagakan berbagai adegan penyerangan yang dilakukan pada pada 11 April 2017.

Kepala Polres Banyumas AKBP Azis Andriansyah mengaatakan, adegan yang diperagakan MID cukup banyak. Mulai dari pembuatan sebo atau kain penutup wajah yang dilengkapi lambang ISIS hingga adegan MID mengendarai sepeda motor dan menerobos pintu gerbang Mapolres Banyumas. Proses ini merupakan pembuktian tuntutan yang bakal dikenakan kepada MID.

"Juga untuk membuktikan bahwa ini bukan rekayasa dan memberi keyakinan kepada jaksa penuntut umum bahwa peristiwa itu ada dan membuat terang suatu perkara. Ini merupakan suatu teknik pemeriksaan," kata Azis dilansir dari Antara, Senin 19 Juni 2017.

Azis optimistis kasus tersebut bisa maju ke persidangan dengan mengenakan Undang-Undang Terorisme. Dalam kasus penyerangan itu, kata dia, MID merupakan pelaku tunggal yang terinspirasi dari kawan-kawan dekatnya.

"Bisa dituntut hukuman 20 tahun penjara. Bahkan, seumur hidup," kata Azis.

Dari reka adegan tersebut diketahui bahwa penyerangan telah direncanakan. Bahkan, MID yang juga merupakan simpatisan The Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) itu sempat mencoba membuat bom.


(DRI)