SMA/SMK Negeri di DI Yogyakarta Diizinkan Pungut Sumbangan Operasional

Patricia Vicka    •    Sabtu, 12 Aug 2017 14:30 WIB
pendidikan
SMA/SMK Negeri di DI Yogyakarta Diizinkan Pungut Sumbangan Operasional
Ilustrasi SMA, MTVN

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Seluruh SMA dan SMK negeri di Yogyakarta mendapat kebebasan untuk memungut sumbangan pendidikan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY K Baskara Aji saat ditemui Metrotvnews.com di ruang kerjanya, Jumat 11 Agustus 2017.

Aji mengatakan tak ada pembatasan mengenai wewenang tersebut. Sekolah, lanjutnya, boleh meminta sumbangan untuk memenuhi kekurangan biaya operasional sekolah.

"Tapi sifatnya suka rela dan dikoordinasikan oleh komite sekolah," kata Aji di kantornya di Jalan Cendana, Yogyakarta.

Setiap siswa SMA dan SMK negeri, ungkap Aji, mendapat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat yaitu Rp1,4  juta per tahun. Sedangkan dana BOS dari pemerintah daerah yaitu Rp1 juta per tahun untuk setiap siswa

Sedangkan besaran rata-rata biaya operasional untuk setiap siswa SMA yaitu Rp3,5 juta per tahun. Sementara setiap siswa SMK membutuhkan biaya operasional Rp4,5 juta setiap tahun.

"Jadi masih ada kekurangan dana untuk setiap siswa SMA sebesar Rp1,1 juta dan Rp2,1 juta untuk siswa SMK. Jadi sekolah boleh ajukan sumbangan atau bantuan kepada orang tua dengan nilai yang tak jauh dari besaran tersebut," ungkap Aji.



(RRN)