Empat Napi Korupsi di Rutan Jepara Tak Dapat Remisi Lebaran

Rhobi Shani    •    Sabtu, 03 Jun 2017 16:11 WIB
remisi koruptor
Empat Napi Korupsi di Rutan Jepara Tak Dapat Remisi Lebaran
foto ilustrasi. (Ant/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jepara: Dua puluh narapidana penghuni Rumah Tahanan Klas IIB Jepara, Jawa Tengah tidak diusulkan mendapat remisi. Empat di antaranya merupakan napi kasus korupsi. 

Kepala Rutan Kelas IIB Jepara Selamet Wiryono menyampaikan, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi napi untuk mendapatkan remisi. Seperti berkelakuan baik dan minimal sudah menjalani masa hukuman minimal enam bulan.
 
“Empat napi kasus korupsi tidak mendapat remisi karena tidak bersedia membayar ganti rugi dan denda kepada pemerintah berdasarkan putusan pengadilan,” terang Selamet, Sabtu 3 Juni 2017.
 
Selamet melanjutkan, sebanyak 124 napi tahun ini diajukan mendapat remisi Hari Raya Idul Fitri. Terdiri atas 81 napi pidana umum dan 23 napi pidana khusus.  
 
”Data sudah kami proses. Kasus pidana umum sudah kami kirim ke Kantor Wilayah. Untuk pidana khusus sudah kami kirim ke Dirjen,” kata Selamet.
 
Selamet menerangkan, jumlah remisi yang diusulkan untuk setiap napi bervariasi. Mulai 15-45 hari. Untuk kasus pidana umum, remisi terpendek diberikan pada napi baru. Antara enam bulan hingga satu tahun. Sementara remisi terbanyak diberikan kepada napi yang sudah menjalani masa hukuman empat tahun.
 
”Untuk remisi pidana khusus, 11 orang remisi tahun pertama dan 12 orang remisi tahun kedua. Artinya, mereka akan mendapat remisi antara 15-30 hari. Hasil remisi akan turun sebelum Hari Raya Idul Fitri,” terang Selamet.
 
Ditambahkan Selamet, jumlah warga binaan di Rutan Kelas II B Jepara per 3 Juni 2017, sebanyak 233 orang. Meliputi 89 tahanan dan 144 narapidana.
(SAN)