DPRD Yogyakarta Imbau Pemprov Cepat Tanggap Tanggulangi Bencana

Haifa Salsabila    •    Senin, 04 Dec 2017 04:19 WIB
banjir
DPRD Yogyakarta Imbau Pemprov Cepat Tanggap Tanggulangi Bencana
Petugas Kepolisian mengevakuasi korban banjir di Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Rabu (29/11). ANT/Andreas Atmoko.

Yogyakarta: Ketua Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Suwanto meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menanggulangi bencana yang diakibatkan cuaca ekstrem. Eko mendukung Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta melakukan kebijakan tanggap darurat hingga 14 Desember 2017.

"Selanjutnya mengambil kebijakan untuk rehabilitasi dan rekontruksi. Informasinya pemda termasuk PU akan rapat Senin. Dengan pemetaan masalah yang baik, Pemda dapat mengambil keputusan yang tepat dan cepat," ujar Eko di daerah Jlagran Juminahan, Yogyakarta, dikutip dari Antara, Minggu 3 Desember 2017.

Ia mengatakan, perempuan, lansia, dan anak-anak yang terdampak bencana alam membutuhkan perhatian lebih, seperti pelayanan kesehatan. Eko juga mengimbau warga yang tinggal di daerah aliran sungai mewaspadai bencana longsor susulan yang bisa terjadi di puncak musim hujan.

Eko meminta warga sekitar aliran sungai memahami kawasan rawan bencana dan ancaman longsor. Karena saat peninjauan di daerah Jlagran, Eko melihat potensi bencana longsor.

"Saya lihat tadi di Jlagran, terutama yang dipinggir sungai ada rekahan yang cukup panjang. Ini berpotensi longsor sehingga kita harap pemda lekas pasang rambu untuk mengingatkan agar warga tidak beraktifitas dikawasan yang rawan bencana," lanjut Eko.  

Pemerintah diminta fokus terhadap keselamatan warga. Eko juga mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong menanggulangi dampak bencana. Ia yakin, penanggulangan bencana akan lebih cepat selesai jika dilakukan dengan gotong royong.

"DPRD berikan dukungan kepada Pemda dan masyarakat bersatu padu mengatasi semua masalah yang timbul akibat bencana. DPRD juga dukung politik anggaran untuk selesaikan masalah akibat bencana ini, " sambung dia.

Dalam kunjungannya, Eko menyerahkan sejumlah bantuan seperti tenda, bahan makanan, dan pakaian. Selain menyerahkan bantuan, Eko juga menyusuri perkampungan dan melihat dampak longsor.

"Tadi kita lihat masalah ini tidak hanya di Jlagran, kita rekomendasikan agar Pemda segera melakukan pengecekan dan penelitian atas alur sungai baik Winongo, Code, Belik maupun Progo dan sungai lainnya untuk mengantisipasi dan mencegah bencana alam terutama banjir dan longsor. Kita juga harus bersahabat dengan alam khususnya sungai dengan tidak mengotori dengan sampah," pungkas Eko. 


(DRI)