Jokowi Pamer Foto Era 80an saat Kuliah di UGM

Patricia Vicka    •    Selasa, 19 Dec 2017 17:44 WIB
presiden jokowi
Jokowi Pamer Foto Era 80an saat Kuliah di UGM
Presiden Joko Widodo pamer foto lawasnya dan tebak-tebakan dengan penonton. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Presiden Jokowi selalu interaktif dan mengundang gelak tawa setiap berbicara di depan forum. Begitu pula saat memberi kuliah umum Dies Natalis UGM ke-68, Jokowi pamer foto jaman dulu (Jadul) masa dia berkuliah.

Di akhir materi 'serius', Jokowi meminta asistennya menunjukkan sebuah foto dalam layar besar. Foto yang diberi judul "Pernah muda....", Jokowi muda bersama bersama sejumlah teman masa kuliahnya di Fakultas Perhutanan UGM tahun 1980 berpose ala "era disko".

"Waktu masuk ke UGM, saya dulu teringat waktu kuliah saya mahasiswa gondrong dan celana cut bray. Nah ini fotonya," kata Jokowi disambut gelak tawa seluruh hadirin yang datang.

Ia kemudian meminta salah seorang undangan wanita untuk menebak dimana ia berdiri. Tamu wanita menunjukkan salah satu mahasiswa yang sedang duduk di bagian depan.

"Ini yang sedang duduk di bawah, Pak," kata tamu undangan wanita itu.
"Nah, keliru. Clue-nya coba cari yang paling ganteng. Langsung ketemu, langsung tunjuk,"
"Ini, Pak. Yang nomer dua dari depan lagi berdiri," tunjuk si ibu lagi.
"Iya betul," kata Jokowi.

Ia pun membuka foto kedua yang masih bernuansa jadul. Ia kembali meminta salah satu peserta menebak yang mana dirinya.

Seorang bapak maju ke depan panggung. Ia langsung menunjuk ke salah satu mahasiswa berbadan kurus yang menggunakan kacamata.

"Iya, betul," kata Jokowi.

Tak disangka saat kembali ke tempat duduk, kedua tamu undangan itu meminta sepeda kepada Jokowi sambil malu-malu. Permintaan ini pun direspon tawa oleh Presiden Jokowi dan tamu undangan yang datang.

"Apa? Minta sepeda juga? Ya, ini ada kabar baik nanti dapat sepeda juga," kata Jokowi sambil tertawa.

(Baca: Jokowi Pernah Ditolak Jadi Pegawai Perhutani)

Di akhir sesi, Jokowi curhat dulu bercita-cita menjadi karyawan Perhutani. Sayangnya ia tidak lolos seleksi. Siapa sangka, ia malah menjadi Presiden RI.

“Kadang cita cita ya boleh, tapi Tuhan berkehendak lain. Saya enggak diterima jadi karyawan Perhutani, malah diterima jadi Presiden,” tutupnya diiringi gemuruh tepuk tangan undangan yang hadir.

Jokowi datang ke puncak peringatan Dies Natalis UGM ke-68 bersama ibu negara Iriana Widodo dan putra bungsunya Kaesang Pangarep. Ia turut didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan sekretaris kabinet Pramono Anung. Gubenur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X turut hadir dalam acara tersebut.

 


(SUR)