Surakarta Ganti Kembang Api jadi Gong untuk Perayaan Tahun Baru

Pythag Kurniati    •    Rabu, 13 Dec 2017 14:55 WIB
natal dan tahun baru
Surakarta Ganti Kembang Api jadi Gong untuk Perayaan Tahun Baru
Ilustrasi Tahun Baru 2018. Foto: MI/Galih Pradipta

Solo: Perayaan tahun baru identik dengan kembang api dan petasan. Pemerintah Kota Surakarta berusaha merayakan pergantian tahun tanpa petasan atau kembang api.

Sebagai gantinya, Pemkot Surakarta akan menandai perayaan Tahun Baru 2018 dengan puluhan gong. Sedikitnya 75 gong bakal disusun berjejer di sepanjang Jalan Slamet Riyadi saat Solo Car Free Night, Minggu, 31 Desember 2017.

Gong sengaja dipilih untuk menggantikan kembang api dan petasan karea sejalan dengan karakter Kota Bengawan yang kental dengan budaya. "Gong akan dipukul serentak untuk menandai pergantian tahun, pukul 00.00 WIB," kta Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Basuki Anggoro Hexa, Rabu, 13 Desember 2017.

Pemukul gong, lanjut dia, menggunakan busana Jawa. Tokoh-tokoh masyarakat di Kota Surakarta, Jawa Tengah, pun turun langsung memukul gong pergantian tahun.

Sebelum gong dipukul, doa bersama seluruh agama digelar di panggung utama di kawasan Ngarsopuro. Tokoh dari semua agama berkumpul dan berdoa bersama.

Pada saat Solo Car Free Night, Dinas Perhubungan menutup persimpangan sepanjang Jalan Slamet Riyadi sejak pukul 21.00 WIB. Penutupan dimulai dari kawasan Purwosari hingga Bundaran Gladak.

Dinas Perhubungan pun telah menyiapkan sejumlah kantong-kantong parkir. Seperti Gendengan, Jalan Yos Sudarso, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Honggowongso. Kemudian Jalan Kebangkitan Nasional, Teuku Umar, Jalan Kartini dan kawasan Kantor Pos Gladak.

Kepala Dinas Perhubungan Hari Prihatno mengemukakan jumlah personel Dinas Perhubungan yang diterjunkan mengatur lalu lintas di Kota Surakarta ketika Car Free Night sekitar 100 orang personel.


(SUR)