Pemda Yogya Kirim Utusan Perihal Pelantikan Sri Sultan

Patricia Vicka    •    Kamis, 05 Oct 2017 20:02 WIB
pelantikan gubernur
Pemda Yogya Kirim Utusan Perihal Pelantikan Sri Sultan
ubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta mengirim petugas ke kantor Kemendagri di Jakarta. Mereka bertugas memastikan lokasi dan waktu pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Pasalnya informasi yang beredar, pelantikan Gubernur DIY akan dibarengi oleh Gubernur DKI pada 16 Oktober di Jakarta.

Sekretaris Daerah Pemda DIY, Gatot Saptadi, mengatakan hingga kini jajaran Pemda DIY  belum menerima pemberitahuan tertulis maupun lisan soal pelantikan. "Belum ada surat resmi. Maka saya pasang petugas dari bagian Biro Tata untuk jaga terus kepastian di Kemendagri," kata Gatot melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Kamis 5 Oktober 2017.

Kepastian ini dibutuhkan bagi Pemda DIY akan segera bertindak menyiapkan sejumlah data dan kegiatan administrasi. Pemda juga harus bersiap diri menggelar pesta rakyat usai pelantikan. 

Hingga kini akibat belum adanya kepastian dari pemerintah pusat, Pemda DIY  belum mempersiapkan pelaksana harian atau pun pejabat sementara pengganti gubernur jika memang nantinya Sri Sultan dilantik 16 Oktober.

Sebagai informasi jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY akan berakhir pada 10 Oktober 2017. Jika keduanya dilantik pada 16 Oktober, ada kekosongan jabatan selama 6 hari yang akan dijabat oleh pelaksana tugas/pejabat sementara.

"Soal yang jadi plt dan plh, saya belum tahu siapa. Ga mau berandai-andai karena yang ngurusin dan mengatur semuanya dari Jakarta," beber mantan Kepala BPBD DIY ini.

Namun ia memastikan kegiatan pemerintahan ataupun administrasi tidak akan terganggu. Sebab pihaknya akan segera mengkomunikasikan pengisian kekosongan jabatan ini pada Kemendagri.

Sebelumnya Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak mempermaslahankan pelantikan di lakukan di Jakarta atau Yogyakarta. Ia  berharap agar surat kepastian soal pelantikan turun sebelum masa jabatannya berakhir.
 
“Kami sekarang menunggu soal keputusan pemerintah yang ditandatangani Presiden. Saya berharap surat bisa turun sebelum masa jabatan habis pada 10 Oktober,” kata dia beberapa hari lalu.


(ALB)